Ia mengartikan keberhasilan yang dibangun oleh usaha pribadi para idol sebagai sesuatu yang dapat dicapai dengan bantuan pemerintah. Netizen Korea sangat marah dan menuntut permintaan maaf.
- Eka Dewi Sofia Putri
- Jumat, 08 Oktober 2021 - 08:31 WIB
WowKeren - Tegoshi Yuya NEWS dari salah satu agensi terbesar di Jepang, Johnny baru-baru ini membuka konferensi pers darurat untuk mengumumkan perilisan esai fotonya, "AVALANCHE". "AVALANCHE" menjadi pusat perhatian karena menyebutkan grup idol Korea seperti BTS (Bangtan Boys) dan TWICE.
"Sekarang, tidak peduli negara mana yang Anda tuju, Anda akan melihat K-Pop, bukan musik Johnny, mengambil alih dunia," ia mengungkapkan kekagumannya pada kekuatan K-Pop saat ini di seluruh dunia. "Pemerintah Korea mendukung kegiatan musik dan seni, dan mereka menuju dunia dengan semangat yang sangat kuat."
"BTS, memulai debutnya pada tahun 2013, sangat mengesankan di tangga lagu Billboard dalam hal penjualan fisik dan penjualan digital. Mereka terkenal sedemikian rupa sehingga kita sudah bisa melihat penampilan khusus mereka di Grammy," tulisnya.
Ia melanjutkan dengan berbicara tentang TWICE, "Mereka membentuk grup dengan member Taiwan, member Jepang bersama dengan member Korea. Dan dengan bahasa Inggris, Korea, Jepang, dan Mandarin, mereka dapat melakukan live di mana saja di seluruh dunia."
Namun, apa yang dikatakan Tegoshi Yuya berikutnya dinilai kotroversial. "Bagaimana jika kita lebih fokus belajar bahasa asing seperti bahasa Inggris seperti BTS, dan memiliki member dengan kebangsaan yang berbeda seperti TWICE, NEWS atau grup Johnny lainnya akan menjadi nomor 1 Asia, kita mungkin bisa masuk ke chart Billboard."
Pendapat Tegoshi Yuya bahwa kesuksesan dunia K-Pop berkat Pemerintah Korea mendapat kecaman karena banyak penggemar Korea yang marah. Ia mengartikan keberhasilan yang dibangun oleh usaha pribadi para idol sebagai sesuatu yang dapat dicapai dengan bantuan pemerintah. Netizen Korea sangat marah dan menuntut permintaan maaf resmi dari idola Jepang tersebut.
"Apakah dia tidak diajarkan bahasa Inggris di SMP dan SMA? Aku ingin tinggal di negara yang bagus seperti ini," komentar netizen sinis. "Tapi hanya satu member BTS yang berbicara bahasa Inggris dengan baik. Itu alasan terburuk yang pernah aku lihat," kata netizen lainnya. "Nah, kalau aku lancar berbicara bahasa Inggris, aku akan kuliah di Harvard," ujar yang lain tak kalah sinis.
"Tidak... Bahkan kalau kamu orang Korea, kamu tidak akan sesukses BTS...^^" kata netizen. "Lucunya mereka masih menganggap BTS dan TWICE adalah proyek pemerintah Korea... Apa mereka bodoh?" komentar yang lain. "Bukan Korea yang mendorong BTS tapi BTS yang mendorong ekonomi dan budaya Korea, kekeke," imbuh lainnya.
(wk/dewi)