PPKM Surabaya Raya Tetap di Level 3 Ternyata 'Gara-Gara' Bangkalan, Ini Penjelasannya
AFP
Nasional
PPKM Darurat

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, mengklaim level asesmen untuk PPKM Surabaya Raya bergantung pada situasi di Kabupaten Bangkalan. Begini penjelasan Emil selengkapnya.

WowKeren - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkap 32 kabupaten/kota sudah memasuki Level 1 sesuai asesmen Kementerian Kesehatan. Namun masih ada beberapa di antaranya yang belum bisa menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan level yang lebih rendah, termasuk Surabaya Raya.

"Sebagai contoh, Kota Surabaya. Itu dosis 1 sudah 100 persen, dosis 2 sudah di atas 70 persen, lansianya dosis 1 dan 2 juga di atas 70 persen. Tetapi, belum bisa disebut PPKM Level 1, karena wilayah itu dihitung secara algomerasi," ujar Khofifah, dikutip dari Antara, Senin (11/10).

Termasuk di dalam aglomerasi Surabaya Raya adalah Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Kabupaten Bangkalan, dan Kabupaten Sidoarjo. Dan menurut Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak, status PPKM Level di Surabaya Raya sangat ditentukan oleh situasi di Kabupaten Bangkalan.

"Adanya Jembatan Suramadu menjadikan wilayah Kabupaten Bangkalan tidak terpisahkan dari aglomerasi Surabaya Raya," tutur Emil. Lalu faktor apa yang sebenarnya menyebabkan PPKM Surabaya Raya bertahan di Level 3?


Dijelaskan Emil, saat ini semua wilayah di Surabaya Raya sudah masuk zona kuning dengan capaian vaksinasi warga lansia tercatat minimal 40 persen pada dosis pertama. Sebab saat ini PPKM Level juga ditentukan oleh capaian vaksinasi COVID-19.

Sementara bila dirata-rata, untuk wilayah aglomerasi Surabaya Raya sudah mencapai lebih dari 50 persen, dengan yang tertinggi di Surabaya 100 persen lebih. Namun hal berbeda terjadi di Bangkalan, di mana baru 24 persen warga yang mendapat vaksin COVID-19.

Angka ini sangat jauh berbeda dibandingkan wilayah aglomerasi Surabaya Raya lain. Misalnya Sidoarjo yang sudah mencapai hampir 100 persen atau Gresik yang sekitar 70 persen warganya sudah tervaksin.

Karena itulah Emil meminta agar warga Kabupaten Bangkalan berkenan menyukseskan program vaksinasi COVID-19. "Kami semua di wilayah aglomerasi Surabaya Raya benar-benar menangis dan memohon kepada warga Bangkalan untuk ikut berkenan mendorong capaian vaksinasi," ajak Emil.

"Karena dampaknya banyak kegiatan warga belum bisa optimal karena PPKM-nya masih berstatus level tiga. Padahal tingkat capaian vaksinasi di tiga daerah lainnya sudah cukup untuk ditetapkan sebagai level satu," imbuh Emil.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts