DC konfirmasi karakter superman yang baru dalam komik akan memiliki sifat biseksual atau gay. Keputusan tersebut sontak menuai beragam protes para penggemar.
- Sisilia Rizky Azalea
- Rabu, 13 Oktober 2021 - 08:09 WIB
WowKeren - Penggemar karakter serta sejumlah film superhero DC dibuat geger belum lama ini. Pasalnya, DC Comics mengonfirmasi telah mengubah karakter Superman yang baru sebagai seorang biseksual atau pecinta sesama jenis.
Jonathan Kent yang merupakan putra Superman Clark Kent dan Louis Lane digambarkan sebagai gay dalam komik DC yang akan datang. Nantinya, Jonathan akan terlibat cinta dengan teman prianya yang bernama Jay Nakamura.
Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh penulis Tom Taylor dalam wawancara bersama New York Times. Tom mengklaim karakter Superman yang baru menggambarkan sesuatu yang lebih dari harapan, kebenaran, dan keadilan.
"Saya selalu mengatakan bahwa setiap orang membutuhkan pahlawan dan setiap orang berhak untuk melihat diri mereka sendiri dalam pahlawan mereka," ujar Tom. "Dan saya sangat berterima kasih kepada DC dan Warner Bros yang berbagi ide ini."
"Simbol Superman selalu mewakili harapan, kebenaran, dan keadilan. Hari ini, simbol itu mewakili sesuatu yang lebih," tambah Tom. "Saat ini, lebih banyak orang dapat melihat diri mereka sebagai pahlawan super paling kuat dalam komik."
Karakter Superman yang baru agaknya tak menerima respons positif publik. Pasalnya, begitu kabar itu keluar, para penggemar seolah mengkritik habis-habisan keputusan DC dan Warner Bos yang membuat karakter Superman menjadi biseksual.
Keberatan tersebut rupanya juga disetujui aktor asal Amerika Dean Cain. Yang mana, Dean juga pernah memerankan karakter Superman di serial TV 90-an "Lois & Clark: The New Adventures of Superman".
Kepada Fox & Friends, Dean menyebut sikap DC yang mengganti karakter Superman sebagai gay hanya ikut-ikutan. Dean berpendapat keputusan DC tentang karakter Superman yang baru bukanlah pilihan yang tepat dan berani.
"Mereka mengatakan itu adalah arah baru yang berani. Saya katakan mereka ikut-ikutan. Robin dari Batman baru saja keluar sebagai bi atau gay dan sejujurnya siapa yang benar-benar terkejut dengan yang satu itu?" tutur Dean. "Saya memiliki beberapa pemikiran tentang itu sejak lama."
Sebagai gantinya, Dean menyarankan agar DC membuat karakter Superman lebih dipuji karena sikap keberanian dan keadilannya. Yang mana, memperjuangkan hak perempuan, atau masalah sosial lainnya masih bisa digunakan DC untuk menghidupkan karakter Superman yang baru dalam komik.
"Mengapa mereka tidak menyuruhnya melawan ketidakadilan yang menciptakan para pengungsi yang deportasinya dia protes? Itu akan berani, saya akan membacanya," pungkas Dean. "Atau memperjuangkan hak-hak perempuan untuk bersekolah dan memiliki kemampuan untuk bekerja dan hidup, dan anak laki-laki tidak diperkosa oleh laki-laki di bawah Taliban baru yang hangat dan kabur. Itu akan menjadi berani."
(wk/Sisi)