Jokowi Bakal Setop Ekspor Bahan Mentah, Tak Takut Digugat Organisasi Perdagangan Dunia
Instagram/jokowi
Nasional

Jokowi baru-baru ini memutuskan kebijakan yang dinilai cukup berani di hadapan perdagangan internasional. Jokowi bahkan tampak tidak takut dan gentar jika nantinya mendapat gugatan atas keputusannya itu.

WowKeren - Presiden Joko Widodo memutuskan bakal segera menghentikan atau menyetop ekspor bahan mentah seperti nikel dan bauksit dari Indonesia. Meskipun nantinya keputusan ini bisa memicu gugatan dari Uni Eropa (UE) terhadap Indonesia ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Jokowi sebut tidak gentar dan takut.

"Meski kita digugat di WTO, enggak apa-apa. Nikelnya nikel kita, barang-barang kita. Mau kita jadikan di sini, mau kita jadikan barang di sini, hak kita dong," tegas Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (13/10). "Kalau ada yang menggugat kita hadapi, siapkan lawyer kelas internasional biar tidak kalah kita."

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan bahwa upaya dalam menyetop ekspor bahan mentah itu bukan lah hal yang mudah. Tetapi, langkah itu harus segera dilakukan, meskipun sedikit demi sedikit.

Jokowi menegaskan bahwa sudah saatnya bagi Indonesia untuk menggencarkan hilirisasi agar produk dalam negeri memiliki nilai tambah yang berujung pada kesejahteraan masyarakat. "Ini yang dalam proses kita siapkan untuk mengintegrasikan apa yang kita cita-citakan," imbuh Jokowi.


Lebih lanjut, Jokowi menerangkan bahwa ia ingin nikel dalam negeri bisa dioptimalisasi menjadi produk bernilai tambah. Menurutnya, nikel dapat menghasilkan produk turunan seperti katoda baterai, stainless steel, hingga lithium baterai. Produk ini nantinya bisa menjadi komponen untuk merancang mobil listrik buatan anak bangsa.

Selain itu, Jokowi pun memastikan pemerintah tidak akan mundur terhadap gugatan yang dilayangkan Uni Eropa. Bahkan ia juga mengaku tidak ragu untuk mempersiapkan pengacara handal terkait hal itu.

"Enggak ada kesempatan itu, peluang itu datang lagi ini kesempatan kita untuk mengintegrasikan industri besar dalam negeri," beber Jokowi. "Sekali lagi harus punya keberanian. Jangan sampai kita grogi karena digugat WTO. "

Sebagai informasi, semenjak keputusan Jokowi yang bakal menyetop ekspor bahan mentah tersebut, memicu hubungan perdagangan Indonesia dengan UE semakin memanas. Kemudian, Jokowi juga meminta agar pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) di Indonesia tidak hanya membuat Sumber Daya Manusia (SDM) sebatas menjadi tukang gali dan tukang tangkap ikan.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts