Pria India Dapat Hukuman Ganda Seumur Hidup Usai Bunuh Istrinya Pakai Ular Kobra
AFP
Dunia

Pengadilan di distrik Kollam Kerala menyatakan Kumar bersalah karena membunuh dan meracuni istrinya, dan melakukan upaya sebelumnya untuk membunuhnya menggunakan ular berbisa Russell.

WowKeren - Seorang pria di India telah dijatuhi hukuman ganda seumur hidup atas perbuatan yang telah dilakukannya. Hakim menyebut ini sebagai kasus yang paling langka, ketika pria tersebut membunuh istrinya dengan menggunakan ular kobra dan beludak.

Adalah Sooraj Kumar, pria berusia 28 yang telah melepaskan Russell's viper, seekor ular yang sangat berbisa, pada istrinya Uthra sehingga membuatnya harus dirawat di rumah sakit selama hampir dua bulan, sebagaimana kata jaksa di negara bagian Kerala selatan. Ketika Uthra pulih di rumah orang tuanya, Kumar mendapatkan seekor kobra dari pawang ular.

Ia kemudian melempar ular itu ke istrinya yang tengah tidur pulas. Alhasil, gigitan ular berbisa membunuh wanita malang berusia 25 tahun itu pada 2020 silam. Keluarga Uthra pun menaruh kecurigaan pada Kumar dan melaporkan hal ini kepada pihak berwajib hingga Kumar pun akhirnya berhasil ditangkap di rumahnya pada tahun lalu.

Keluarga Uthra menuduh bahwa pihak Kumar melecehkan putri mereka untuk mendapatkan mahar lebih. Orang tua Uthra mengatakan bahwa Kumar mencoba mengambil alih propertinya setelah kematian sang istri.


Sebuah pengadilan di distrik Kollam Kerala pada Senin (11/10), menyatakan bahwa Kumar telah bersalah karena telah membunuh dan meracuni istrinya. Ia juga dinyatakan bersalah terkait upaya sebelumnya yang dilakukan untuk membunuh Uthra menggunakan ular berbisa Russell.

Pada Rabu (13/10), hakim M Manoj memvonis terpidana dengan dua hukuman seumur hidup berturut-turut, sebagaimana dilaporkan oleh media lokal. Sebelumnya, Kumar mengaku bahwa dirinya tidak bersalah.

Namun, menurut pihak polisi catatan telepon Kumar menunjukkan dia berhubungan dengan pawang ular. Kumar juga disebut menonton video terkait ular di internet sebelum pembunuhan itu terjadi. Melansir Al Jazeera Uthra merupakan wanita yang berasal dari keluarga kaya sedangkan suaminya hanyalah seorang pekerja bank yang tidak berkecukupan.

Jaksa penuntut umum yang menuntut hukuman mati menyebutnya sebagai kasus yang paling langka. "Cara eksekusi dan rencana jahat terdakwa untuk membunuh Uthra, istrinya yang terbaring di tempat tidur, membuat kasus ini masuk dalam kategori paling langka," ujar jaksa.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts