Mahfud MD Sebut Koruptor Didominasi Lulusan Perguruan Tinggi: Tingkatkan Wawasan Kebangsaan
Instagram/mohmahfudmd
Nasional

Baru-baru ini, Menko Polhukam Mahfud MD mengisi kuliah umum di Universitas Semarang. Dalam kesempatan kali ini, ia mengangkat isu mengenai korupsi di Indonesia.

WowKeren - Isu korupsi di Indonesia hingga kini diketahui masih terus menjadi hal yang menjadi fokus sejumlah pihak. Selain itu, isu korupsi ini juga menjadi "PR" bagi pemerintah untuk bisa meminimalisir kasus tindak pidana yang merugikan negara.

Pada Rabu (20/10), Menko Polhukam Mahfud MD mengisi kuliah umum di Universitas Semarang (USM). Pada kesempatan ini, Mahfud mengangkat isu korupsi yang masih marak terjadi di Indonesia.

Mahfud mengungkapkan bahwa sebagian besar koruptor di Indonesia itu merupakan lulusan dari Perguruan Tinggi. Maka dari itu, ia menilai bahwa kampus bukan hanya sebagai tempat bagi para mahasiswa untuk menimba ilmu, tetapi lebih dari itu. Menurutnya, kampus saat ini justru bisa membantu mahasiswa dalam meningkatkan wawasan kebangsaan yang mereka miliki.


"Kampus tidak sebatas melakukan transfer ilmu pengetahuan, melainkan juga menjadi tempat di mana mahasiswa ditempa untuk bersikap layaknya sebagai warga negara yang memahami bangsanya sendiri," tutur Mahfud dalam keterangan tertulis, Kamis (21/10).

Lebih lanjut, Mahfud menambahkan bahwa pemantapan wawasan kebangsaan tersebut tidak hanya sebatas bagaimana setiap warga negara memiliki pengetahuan yang memadai tentang rancang bangun kebangsaan seperti Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Tetapi juga harus dilakukan sampai pada level kesadaran yakni atas realitas keberagaman bangsanya yang dibangun di atas realitas keberagaman bangsanya yang dibangun di atas empat konsensus kebangsaan dan kenegaraan sebagai penopang eksistensinya.

Mahfud lantas mengatakan bahwa baik atau tidaknya wawasan kebangsaan akan bergantung pada tingkat pengetahuan dan kesadaran seorang warga negara itu sendiri. Selain itu, ia juga menekankan mengenai pentingnya pembekalan akan semangat antikorupsi kepada para mahasiswa.

Menurut Mahfud, mengobarkan semangat antikorupsi terhadap mahasiswa perlu untuk dilakukan, lantaran tercatat dari seluruh terdakwa kasus korupsi di Indonesia, 86 persen di antaranya merupakan lulusan perguruan tinggi. "Jika dilihat dari pelaku-pelaku korupsi dan kolusi, perguruan tinggi menjadi terdakwa utama di dalam kemelut yang menimpa bangsa ini. Terutama kemelut korupsi di Indonesia," tandas Mahfud.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts