Menlu RI Ungkap Hasil Kunjungan Jokowi Ke UEA Hasilkan Komitmen Bisnis dan Investasi Rp469,8 Triliun
Twitter/setkabgoid
Nasional

Setelah menghadiri KTT G20, kini Presiden Jokowi mengunjungi Uni Emirat Arab (UEA). Dalam kunjungan tersebut, berhasil mencapai sejumlah kesepakatan di bidang bisnis dan investasi.

WowKeren - Presiden Joko Widodo saat ini diketahui tengah berkunjung ke Uni Emirat Arab (UEA). Dalam kunjungannya ini, tentu saja membahas sejumlah hal mengenai hubungan diplomatik antar negara.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengungkapkan bahwa hasil kunjungan Jokowi ke UEA itu telah berhasil menghasilkan komitmen bisnis dan investasi senilai USD 32,7 miliar atau setara Rp469,8 triliun. Adapun jumlah ini didapatkan dari 19 perjanjian kerja sama yang pertukarannya dilakukan pada Kamis (4/11).

Mengenai hasil kunjungan Jokowi ke UEA itu disampaikan oleh Retno dalam keterangannya di Hotel Emirates Palace, Abu Dhabi, Rabu (3/11). Retno lantas menjelaskan bahwa komitmen bisnis dan investasi tersebut menjadi salah satu pembahasan saat Jokowi bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan (MBZ) di Istana Al-Shatie, Abu Dhabi.

"Kedua pemimpin membahas kemajuan kerja sama investasi antara kedua negara," papar Retno dalam keterangan tertulis. "Sebagai informasi, selama kunjungan ini terdapat komitmen bisnis dan investasi senilai 32,7 miliar Dolar AS dari 19 perjanjian kerja sama yang akan dipertukarkan besok di Dubai."


Lebih lanjut, Retno menerangkan bahwa komitmen bisnis dan investasi tersebut meliputi beberapa hal, antara lain kerja sama antara Indonesia Investment Authority (INA) dengan Abu Dhabi Growth Fund (ADG), INA dan DB World, floating solar panel antara Masdar dan Pertamina, refinery Balikpapan, manufaktur dan distribusi vaksin dan bio product.

Selanjutnya, kata Retno, termasuk juga berbagai kesepakatan G42 dengan mitra di Indonesia, antara lain di bidang smart cities, telekomunikasi, pengembangan laboratorium genomic, dan lain sebagainya. "Jika ditotal, maka nilai komitmen yang diperoleh sampai titik ini, dalam kunjungan ini, adalah 32,7 miliar Dolar AS," imbuh Retno.

Selanjutnya, Retno menerangkan bahwa Menteri Investasi Bahlil Lahadalia juga masih akan melakukan pertemuan investasi, termasuk pertemuan dengan perusahaan besar Amerika. Pertemuan yang dilakukan oleh Bahlil itu diharapkan bisa memunculkan komitmen-komitmen baru.

Pada kesempatan yang sama, Bahlil menerangkan bahwa saat ini, pihaknya tengah melakukan negosiasi akhir sampai dengan tengah malam. "Yang akan masuk di bidang hilirisasi," ungkap Bahlil.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait