Kasus Harian COVID-19 Selandia Baru Pertama Kali Capai Lebih Dari 200 Kasus Sejak Pandemi
Dunia

Setelah sebelumnya dipuji secara global karena mampu menahan penyebaran COVID-19, kini Selandia Baru justru melaporkan kasus harian baru yang mencapai lebih dari 200 kasus.

WowKeren - Selandia Baru yang sebelumnya sempat disebut sebagai negara dengan tingkat pembatasan COVID-19 paling ketat, dan angka kasus yang sedikit, kini tengah menghadapi lonjakan. Untuk pertama kalinya, sejak pandemi COVID-19 berlangsung, Selandia Baru melaporkan 206 infeksi komunitas harian baru.

Adapun penambahan kasus lebih dari 200 itu terjadi di tengah upaya Selandia Baru untuk memvaksinasi COVID-19 seluruh warganya yang diketahui berjumlah 5 juta jiwa. Kasus COVID-19 itu ditemukan di kota terpadat di Auckland.

Auckland sendiri sejauh ini telah hidup di bawah pembatasan COVID-19 selama hampir 3 bulan akibat dari menyebarnya varian Delta. Meski demikian, pembatasan ini diperkirakan akan dilonggarkan pada Senin (8/11) pekan depan.

Sementara itu, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan bahwa ia ingin penduduk Aucland dapat melakukan perjalanan selama musim panas dan Natal di belahan bumi Selatan. "Kami tidak akan membiarkan warga Auckland terisolasi ke Auckland selama periode itu, kami tidak bisa melakukan itu," terang Ardern dalam konferensi pers di pertemua nasional Partai Buruh.


Ratusan kasus harian COVID-19 itu disebut sebagai peringatan bagi setiap orang terkait dengan pentingnya vaksinasi sebagai perlindungan nomor satu dalam menghadapi virus Corona. Hal ini disampaikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Selandia Baru dalam sebuah pernyataan.

Mengenai capaian vaksinasi COVID-19, diketahui bahwa 78 persen warga Selandia Baru yang berusia di atas 12 tahun, telah divaksinasi penugh. Sementara untuk 89 persen telah mendapatkan suntikan dosis pertama.

Seperti yang diketahui, setelah mendapatkan pujian dari dunia lantaran dinilai berhasil membasmi COVID-19, kini pertahanan Selandia Baru akhirnya berhasil dibobol oleh varian Delta. Temuan dan sebaran varian Delta di Auckland, memaksa Ardern untuk meningkatkan strategi dalam menghadapi dan memusnahkan varian Delta dari negaranya, atau demi upaya untuk hidup berdampingan dengan COVID-19.

Meski demikian, angka COVID-19 di Selandia Baru masih jauh di bawah negara-negara lainnya. Bahkan dengan pembatasan ketat yang membuat infeksi hanya bisa sampai di bawah 7 ribu kasus dan 31 kematian.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait