Hans Kluge mengatakan dari kantor WHO di Kopenhagen, Denmark, benua itu bisa mencatat setengah juta lebih banyak angka kematian pada Februari mendatang.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 08 November 2021 - 11:46 WIB
WowKeren - Kasus COVID-19 kembali dilaporkan meningkat di wilayah Eropa. Rekor kasus kematian COVID-19 di Rusia yang dibarengi dengan lonjakan kasus di Ukraina, Polandia, dan Jerman mendorong benua itu sekali lagi berada di pusat pandemi corona.
Eropa adalah satu-satunya yang mencatat kenaikan kasus selama satu minggu, yakni kematian 10 persen dan kasus baru 9 persen. Sedangkan secara global, kasus meningkat 2 persen dengan 250.543.185 pada Minggu (6/11) dan angka kematian menurun sebesar 5 persen dengan jumlah 5.063.724, menurut pelacakan situs Worldometers.
Pemimpin Organisasi Kesehatan Dunia Eropa, Dr. Hans Kluge, mengatakan pada Jumat (5/11) bahwa benua itu kembali menjadi pusat pandemi. Korban tewas di Eropa mencapai 1.326.613, menjadikannya benua nomor satu yang mencatat kasus kematian paling banyak dengan kasus 66.221.982, kedua setelah Asia.
"Kami berada di titik kritis lain dari kebangkitan pandemi," kata Kluge. "Eropa kembali ke pusat pandemi, di mana kita berada satu tahun yang lalu."
Kluge mengatakan dari kantor WHO di Kopenhagen, Denmark, benua itu bisa mencatat setengah juta lebih banyak angka kematian pada Februari. "Kita harus mengubah taktik kita, dari bereaksi terhadap lonjakan COVID-19 menjadi mencegahnya terjadi sejak awal," lanjutnya.
Wilayah Eropa WHO mencakup 53 negara termasuk sebagian Asia Tengah. Pada "hari kebebasan" 19 Juli, hampir semua pembatasan Inggris dicabut, termasuk aturan yang mewajibkan pemakaian masker. Negara-negara Eropa lainnya telah menerapkan izin yang memerlukan bukti vaksinasi atau tes negatif untuk mengunjungi bar dan restoran atau bekerja di beberapa bidang, termasuk perawatan kesehatan.
Dalam satu minggu, angka kematian Rusia naik 8.255 menjadikannya yang terbanyak di dunia, 5 persen dan kasus naik 6 persen, 283.133, yang kedua setelah AS 465.174. Sedangkan di Jerman, kasus kematian naik 78 persen dengan peningkatan mingguan 785 kasus, dan kasus naik 28 persen menjadi 165.822.
Kematian di Polandia naik 34 persen menjadi 743 dan kasus 48 persen menjadi 73.625. Sementara angka kematian Ukraina meningkat 9 persen pada 4.242 tetapi kasus turun 2 persen di angka 153.142.
(wk/zodi)