Menurut Presiden Joko Widodo, Indonesia telah menyuntikkan 200 juta lebih dosis vaksin COVID-19 kepada masyarakat. Hal ini membuat Indonesia masuk 5 besar negara dengan vaksinasi tertinggi di dunia.
- Elvariza Opita
- Senin, 08 November 2021 - 15:11 WIB
WowKeren - Presiden Joko Widodo membanggakan proses vaksinasi COVID-19 di Indonesia yang terus berjalan dengan cepat. Bahkan menurut Jokowi, Indonesia mencapai titik penting pekan lalu, yakni sudah berhasil menyuntikkan lebih dari 200 juta dosis vaksin kepada masyarakat, dan menjadikan Indonesia di urutan lima besar vaksinasi dunia.
"Pada pekan kemarin, Indonesia mencapai babak baru dalam kerja besar vaksinasi massal Covid-19, yakni dengan telah menyuntikkan lebih dari 200 juta dosis vaksin kepada masyarakat," kata Jokowi di caption unggahan Instagram-nya, Senin (8/11). "Capaian tersebut membawa Indonesia ke dalam lima negara dengan jumlah suntikan vaksinasi tertinggi bersama India, Amerika Serikat, Brazil, dan Jepang."
"Sekaligus berkontribusi dalam memvaksinasi hampir setengah penduduk dunia," imbuh Jokowi. Meski demikian, rupanya Indonesia masih memiliki utang besar terkait kegiatan vaksinasi COVID-19.
Sebab ternyata capaian 200 juta lebih vaksinasi tersebut belum mencapai 50 persen target program vaksinasi nasional. Meski demikian, untuk kategori masyarakat yang sudah menerima vaksinasi dosis pertama, capaian tersebut telah mencakup hingga 60 persen target yang ditetapkan pemerintah.
"Jumlah ini telah mencapai sekitar 40 persen dari sasaran vaksinasi nasional untuk kategori lengkap," jelas Jokowi. "Dan 60 persen untuk dosis pertama."
Jokowi pun mengungkap apresiasi terhadap dukungan masyarakat bersama agar pandemi COVID-19 segera berakhir. Jokowi juga terus mengingatkan agar masyarakat terus bersemangat menjalankan protokol kesehatan, sekalipun sudah menerima vaksinasi COVID-19.
"Apa kabar saudara-saudaraku di seluruh Tanah Air? Semoga senantiasa sehat dan bersemangat menjalankan protokol kesehatan," ujar Jokowi. "Terima kasih atas peran Anda semua dalam upaya panjang untuk bersama-sama menghentikan laju pandemi ini."
Di sisi lain, Jokowi telah menyelesaikan program karantina usai menjalani sejumlah kegiatan kunjungan kerja di luar negeri. "Hari ini, masa karantina tiga hari seusai perjalanan ke luar negeri saya berakhir," tutur Jokowi, merujuk pada kegiatan di Roma, Italia; Glasgow, Skotlandia; dan Dubai, Uni Emirat Arab.
(wk/elva)