Sebelumnya, DPR RI telah resmi menyetujui Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI yang baru. Maka dari itu, pelantikan Andika juga akan segera dilaksanakan.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Selasa, 09 November 2021 - 13:06 WIB
WowKeren - Pada Senin (8/11), DPR RI telah menyetujui Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI yang baru menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto. Sebelum akhirnya menyetujui Andika menjadi Panglima TNI, Komisi I DPR telah melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada 6 November lalu.
Kini Presiden Joko Widodo disebut akan melantik Andika sebagai Panglima TNI pada bulan November 2021. Akan tetapi, pihak Istana hingga saat ini belum juga menjadwalkan waktu pelakntikan tersebut.
Faldo Maldini selaku Juru Bicara (Jubir) Menteri Sekretaris Negara mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu surat resmi dari DPR yang sebelumnya telah menyetujui Andika untuk menjadi Panglima TNI. Selain itu, ia juga menyebut bahwa Setneg belum mendapat pemberitahuan resmi setelah DPR menyetujui Andika sebagai Panglima TNI yang baru.
"Sebelum akhir bulan, kita sudah punya Panglima TNI baru, masih ada waktu jelang jadwal pensiun dari Panglima sekarang, Marsekal Hadi Tjahjanto," ungkap Faldo kepada CNNIndonesia.com, Selasa (9/11). Artinya bahwa, pelantikan terhadap Andika Perkasa dipastikan tidak akan melebihi bulan November.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono juga menuturkan hal senada seperti Faldo. Heru menyampaikan bahwa hingga saat ini masih belum ada jadwal kapan pastinya Andika dilantik oleh Jokowi sebagai Panglima TNI yang baru.
Meski demikian, Heru juga memastikan bahwa pelantikan Andika sebagai Panglima TNI itu terpisah dari reshuffle kabinet Indonesia Maju. Sebelumnya, muncul spekulasi kuat bahwa reshuffle kabinet semakin menguat setelah Jokowi menunjuk Andika sebagai Panglima TNI baru.
Seperti yang diketahui, sebelumnya, Jokowi telah mengusuljab Andika Perkasa untuk menjadi Panglima TNI baru menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang pensiun pada November ini. Kemudian, Jokowi juga menyerahkan nama Andika ke DPR, lalu DPR telah resmi menyetujuinya.
Faldo sebelumnya juga telah mengungkapkan alasan Jokowi memilih Andika sebagai Panglima TNI yang baru. Adapun alasan tersebut di antaranya adalah berpengalaman, berprestasi, dan populer.
(wk/tiar)