Tak hanya pekerja kantor, mahasiswa universitas juga dilarang masuk kampus jika mereka belum divaksin COVID-19. Kebijakan ini berlaku mulai Senin (15/11).
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 16 November 2021 - 10:58 WIB
WowKeren - Mesir telah memberlakukan langkah ketat sebagai upaya untuk mempercepat tingkat vaksinasi. Pemerintah telah melarang pegawai yang bekerja di sektor publik untuk masuk kantor jika belum divaksinasi maupun melakukan tes COVID-19.
Kebijakan ini berlaku mulai Senin (15/11) seiring langkah pemerintah yang ingin mempercepat langkah vaksinasi. Tak hanya pekerja kantor, mahasiswa universitas juga dilarang masuk kampus jika mereka belum divaksin. Sedangkan bagi pegawai negeri yang belum divaksin, mereka harus menunjukkan hasil tes PCR setiap minggunya.
Melansir Reuters, karyawan sektor publik mengatakan jika aturan itu diberlakukan pada beberapa kantor. Alhasil, hal ini menyebabkan sejumlah karyawan berebut untuk mendapatkan vaksin sebagai syarat untuk bisa bekerja di kantor, meskipun masih ada sebagian yang bekerja dari rumah.
Kebijakan ini membuat munculnya antrean di pintu masuk sejumlah universitas negeri dan lembaga pemerintahan. Para karyawan dan mahasiswa menunggu giliran mereka untuk menunjukkan bukti vaksinasi.
Penjabat Menteri Kesehatan Khaled Abdel Ghaffar sebelumnya mengatakan pada Sabtu (13/11) bahwa lebih dari 14 juta orang Mesir telah mendapatkan dua dosis vaksin dan hampir 27 juta telah disuntik. Pemerintah telah menetapkan target vaksinasi 40 persen dari populasi Mesir pada akhir tahun ini.
Pernyataan resmi menyatakan bahwa mulai Desember mendatang, anggota masyarakat tidak akan dapat memasuki kantor pemerintah tanpa bukti setidaknya satu dosis vaksin. Kementerian Keuangan pada hari Senin mengatakan bahwa ada anggaran terbuka untuk memerangi COVID-19 dan memperluas vaksinasi.
Mesir sendiri telah menerima jutaan vaksin melalui skema COVAX global dan sumbangan bilateral. Negara ini juga tengah mengembangkan vaksin Sinovac Tiongkok secara lokal. Pemerintah mengatakan pada hari Minggu (14/11) sedang memulai uji klinis pada vaksin yang dikembangkan Mesir bernama Covi Vax.
(wk/zodi)