Presiden Jokowi Minta Pemerintah Proaktif Capai Target Vaksinasi COVID-19, 70 Persen Di Akhir Tahun
BPMI Setpres/Rusman
Nasional
Vaksin COVID-19

Kondisi pandemi COVID-19 di Indonesia saat ini sudah semakin menunjukkan keadaan yang stabil. Meski demikian, pemerintah terus menggalakkan vaksinasi COVID-19.

WowKeren - Hingga saat ini, pemerintah masih terus berupaya untuk bisa melaksanakan vaksinasi COVID-19 kepada seluruh penduduk Indonesia. Hal ini bertujuan agar Indonesia bisa segera keluar dari pandemi COVID-19.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo memberikan arahan agar target vaksinasi COVID-19 70 persen bisa tercapai di akhir tahun 2021. Maka dari itu, Jokowi meminta agar pemerintah bisa proaktif dalam mewujudkan target tersebut.

"Vaksinasi betul-betul agar target yang telah kita berikan 70 persen di akhir tahun bisa tercapai," tutur Jokowi dalam pengantar rapat terbatas evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) luar Jawa-Bali, Senin (22/11). "Saya minta semua proaktif jemput bola dan datangi masyarakat."

Lebih lanjut, Jokowi pun meminta kepada TNI dan Polri turut membantu pelaksanaan vaksinasi COVID-19, khususnya terhadap lansia yang menjadi target utama. "Saya lihat door to door yang dilakukan BIN (Badan Intelijen Negara) juga baik karena yang divaksin adalah lansia," imbuh Jokowi.


Selain itu, Jokowi juga memberi perhatian kepada daerah yang masih rendah tingkat vaksinasinya. Jokowi menekankan bahwa daerah tersebut harus dibantu agar target vaksinasi COVID-19 nasional 70 persen bisa tercapai di akhir tahun 2021.

Maka dari itu, Jokowi berharap agar pemerintah daerah (pemda) yang rendah capaian vaksinasinya, untuk dibantu secara khusus. Dengan begitu, target vaksinasi COVID-19 bisa cepat tercapai dan kekebalan komunal atau herd immunity bisa tercapai.

Sementara itu, Amerika Serikat (AS) kembali mendonasikan tambahan 3,5 juta dosis vaksin Pfizer untuk Indonesia, melalui kemitraan dengan COVAX. Adapun sebanyak 2,6 juta dosis tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada Sabtu (20/11) lalu, kemudian disusul dengan 866.970 dosis sisanya tiba pada Senin (22/11) hari ini.

Duta Besar (Dubes) AS untuk Indonesia, Sung Y. Kim mengatakan bahwa pihaknya merasa bangga dengan kontribusi mendonasikan vaksin COVID-19 melalui COVAX. "Kami bangga dengan kontribusi kami untuk respons kuat Indonesia terhadap COVID-19 hingga saat ini," ujarnya dalam keterangan pers Kedubes AS, Senin (22/11).

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts