Bryan Adams Positif Virus Covid-19 Dua Kali Dalam Sebulan, Begini Kondisinya Sekarang
WENN/ATP
Selebriti

Bryan Adams kembali mengejutkan publik lantaran dua kali terpapar virus Covid-19 dalam sebulan. Bryan kemudian membagikan perkembangan serta perawatan yang diterimanya selama menjalani karantina di rumah sakit.

WowKeren - Musisi Bryan Adams mendadak mengejutkan para penggemarnya. Pasalnya, belum sebulan Bryan sembuh dari virus Covid-19, pria berusia 62 tahun itu sudah kembali terpapar.

Berita kurang menyenangkan itu pertama kali dibagikan Bryan melalui laman Instagram pribadinya. Dalam postingan yang dibagikan, Bryan tampak tengah dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulan.

Dalam keterangannya, Bryan mengaku tengah berada di perjalanan menuju salah satu rumah sakit di Milan, Italia. Terlihat petugas kesehatan menggunakan pakaian pelindung lengkap untuk merawat Bryan yang juga tengah mengenakan masker.

"Inilah saya, baru saja tiba di Milano, dan saya dinyatakan positif untuk kedua kalinya dalam sebulan untuk Covid," tulis Bryan melalui laman Instagram pribadinya pada Jumat (26/11). "Jadi itu pergi ke rumah sakit untukku. Terima kasih atas semua dukungan Anda."

Beberapa hari kemudian, Bryan kembali membagikan perkembangannya selama menerima perawatan di rumah sakit di Milan. Ia membagikan interaksi serta pengobatan yang didapatkannya saat tengah berada di sana.


Dalam postingan itu, Bryan terlihat akrab dengan semua petugas kesehatan yang merawatnya. Itu mengapa, Bryan mengucapkan terima kasih kepada dokter dan semua tenaga medis yang telah merawatnya.

"Dua hari sudah di Milan, aku aku berterima kasih kepada semua perawat, dokter dan semua pihak yang telah merawatku dengan tulus," ucap Bryan. "Aku akan segera pulih, pengobatan semua ini akan membawaku segera kepada hasil negatif."

Akibatnya, jadwal Bryan untuk mempersembahkan penampilan terbaiknya di pelantikan Tina Turner di upacara Hall of Fame harus dibatalkan. Kini, posisi Bryan itu digantikan dengan Keith Urban.

Tahun lalu selama pandemi awal, Adam menghadapi kecaman keras karena menyalahkan pandemi Covid-19 terjadi akibat "pemakan kelelawar rakus." Dia melampiaskan rasa frustasinya setelah dipaksa untuk membatalkan serangkaian pertunjukan di tengah karantina Covid-19.

Tak lama, Bryan pun meminta maaf atas pernyataannya. "Permintaan maaf kepada semua dan semua yang tersinggung dengan postingan saya kemarin," tulisnya. "Tidak ada alasan, saya hanya ingin mengoceh tentang kekejaman terhadap hewan yang mengerikan di pasar basah yang mungkin menjadi sumber virus, dan mempromosikan veganisme."

(wk/Sisi)

You can share this post!