Dhena Devanka Buka Suara terkait Video CCTV Bawa Barbel 'KDRT' Jonathan Frizzy
Instagram/dhenafrizzy
Selebriti

Dhena Devanka akhirnya buka suara soal bukti CCTV yang disebarkan pihak Jonathan Frizzy. Kepada Feni Rose, Dhena mengaku tidak begitu ingat kapan kejadian yang terekam dalam CCTV.

WowKeren - Dhena Devanka ditanya soal video CCTV yang sempat diperlihatkan pihak Jonathan Frizzy. Dalam video tersebut, Dhena seolah melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kepada Jonathan dengan menggunakan barbel.

Kepada Feni Rose, Dhena mengaku hidupnya berantakan saat gambar dalam CCTV tersebut disebarkan pihak Jonathan Frizzy. Dhena rupanya tak mengetahui apabila ada CCTV di dalam kamarnya.

"Itu hal yang membuat hidup aku berantakan. Nggak tau (ada CCTV). Tau ada di rumah tapi nggak tau ada di kamar," ungkap Dhena dalam video yang dibagikan Feni Rose pada Jumat (26/11). "Sebelumnya nggak ada (CCTV), ya udah lah nggak papa."

Menurut Dhena Devanka, video tersebut sebenarnya merupakan kejadian beberapa tahun silam. Sedangkan beberapa waktu lalu, Dhena melaporkan Jonathan Frizzy atas KDRT yang dilakukan tahun 2021 ini. Kini laporan Dhena dan Jonathan sudah sama-sama dicabut.

"Sedih. Ternyata disimpen dari tahun berapa itu kejadiannya. Kan itu nggak related sama kejadian di tahun (2021) ini," sambung Dhena. "Itu kejadiannya di tahun berapa. 2019 kali ya, 2018, sekitar itu lah. Tidak berhubungan dengan apa yang saya laporkan ke Polres."


Ketika ditanya alasannya bertengkar hebat dengan Jonathan Frizzy, Dhena Devanka tak menjelaskan secara gamblang. Dhena hanya merasa wajar apabila seorang istri merasakan kekecewaan terhadap sang suami.

"Ya itu kan ada sebab akibat. Aku kayak gitu kan karena ada suatu momen mungkin komitmen yang sudah kita bangun selama ini dirusak," jelas Dhena. "Kan kita punya, ya pasti lah semua istri kan kecewa. Mungkin rasa kecewa itu yang aku luapkan."

Kendati begitu, Dhena Devanka menegaskan tak ada yang terluka dalam kejadian yang terekam CCTV tersebut. Dhena dan Jonathan Frizzy pun langsung berbaikan setelah kejadian tanpa meninggalkan luka fisik maupun psikis.

"Tapi tidak ada yang terluka ya. Kalo terluka pasti kan sudah ke rumah sakit, sudah babak belur," terang Dhena. "Tidak ada rasa sakit lah. Kalo KDRT kan harus ada rasa sakit yang ditimbulkan atau rasa psikis yang efeknya gitu."

"Nggak ada (luka psikis), karena di situ kita fine-fine aja," tandasnya. "Nggak pernah dibahas (masalah sesudah pertengkaran). Makanya aku kaget banget 'Hah itu yang kapan' aku sampe nggak inget banget."

(wk/nere)

You can share this post!

Related Posts