Kanada dan Jerman Mengkonfirmasi Kasus Baru COVID-19 Sebagai Varian Omicron
AFP/Ronny Hartmann
Dunia
Pandemi Virus Corona

Varian baru COVID-19 Omicron diketahui telah menyebar ke banyak negara dunia. Seperti yang terjadi baru-baru ini, kasus COVID-19 varian tersebut ditemukan di Kanada dan Jerman.

WowKeren - Varian baru COVID-19 Omicron saat ini tengah menjadi perhatian dunia. Apalagi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah mengklasifikasikannya sebagai Variant of Concern (VoC).

Varian Omicron ini pun telah ditemukan di sejumlah negara dunia. Akibatnya, beberapa negara saat ini menerapkan langkah-langkah perjalanan internasional yang ketat bagi para pelancong asal tujuh negara Afrika Selatan, di antaranya adalah Kanada.

Pada Minggu (28/11), Pejabat Kesehatan Ontario mengkonfirmasi dua kasus penyebaran COVID-19 yang diidentifikasikan sebagai varian Omicron. Chirstine Elliott selaku Wakil Perdana Menteri Ontario dan Menteri Kesehatan Provinsi, mengumumkan kasus konfirmasi COVID-19 itu ditemukan di Ibu Kota Ottawa pada individu yang diketahui baru saja bepergian dari Nigeria.

Elliott mengungkapkan bahwa pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 varian Omicron itu saat ini berada dalam isolasi. Kemudian juga tengah dilakukan manajemen kasus dan kontak oleh Kesehatan Masyarakat Ottawa.


Sementara itu, Menkes Kanada, Jean-Yves Duclos mengatakan bahwa pihaknya telah mengetahui kasus COVID-19 varian Omicron tersebut. Hal ini disampaikannya melalui sebuah pernyataan terpisah.

"Seiring pemantauan dan pengujian berlanjut dengan provinsi dan teritori, diharapkan kasus lain dari varian ini akan ditemukan di Kanada," terang Duclos. "Saya tahu bahwa varian baru ini mungkin terlihat mengkhawatirkan, tetapi saya ingin mengingatkan warga Kanada bahwa vaksinasi dalam kombinasi dengan kesehatan masyarakat dan tindakan perlindungan individu, bekerja untuk mengurangi penyebaran COVID-19 dan variannya di komunitas kami."

Tak hanya di Kanada, kasus COVID-19 varian Omicron tampaknya juga di temukan di Jerman. Jerman mengatakan bahwa pihaknya telah mendeteksi sebanyak tiga kasus varian baru Omicron setelah dugaan infeksi di negara bagian barat Hesse dikonfirmasi.

Pada Minggu (28/11), Menteri Sosial di Negara Bagian Hesse, Kai Klose mengatakan bahwa kasus COVID-19 varian Omicron itu telah ditemukan pada seorang penumpang yang tiba dari Afrika Selatan di Hesse melalui penerbangan yang mendarat di bandara Frankfurt. Setelah itu, pejabat kesehatan di negara bagian selatan, Bavaria mendeteksi adanya dua kasus varian Omicron.

Akibatnya, Jerman memberlakukan pembatasan perjalanan udara dari Afrika Selatan yang berlaku mulai Senin (29/11). Apabila ada warga Jerman yang baru tiba dari Afrika Selatan wajib menjalani karantina selama 14 hari.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts