Dengan adanya dua kasus ini, total kasus Omicron yang ditemukan di negara bagian New South Wales (NSW) Australia telah bertambah menjadi empat kasus per Senin (29/11).
- Bertilia Puteri
- Selasa, 30 November 2021 - 12:38 WIB
WowKeren - Dua pelancong yang terbang dari Singapura ke Sydney, Australia, dinyatakan positif terpapar COVID-19 Varian Omicron. Keduanya menumpangi penerbangan Singapore Airlines dan dinyatakan positif kala tiba di Australia pada Minggu (28/11).
Dengan adanya dua kasus ini, total kasus Omicron yang ditemukan di negara bagian New South Wales (NSW) telah bertambah menjadi empat kasus per Senin (29/11). Menurut Kementerian Kesehatan NSW, dua kasus Omicron yang datang dari Singapura telah divaksinasi penuh dan kini tengah menjalani isolasi.
Semua orang dalam penerbangan yang sama dianggap sebagai kontak dekat kasus COVID-19 Omicron. Mereka akan segera dites COVID-19 dan dikarantina selama 14 hari meski telah divaksin penuh.
Sementara itu, juru bicara Singapore Airlines mengungkapkan bahwa kru dan pilot penerbangan terkait akan menjalani isolasi mandiri dan tes COVID-19. Singapore Airlines juga disebut akan membantu otoritas kesehatan dalam semua upaya pelacakan kontak yang diperlukan. Namun maskapai penerbangan itu menolak untuk mengungkapkan informasi apa pun tentang penumpang, dengan alasan kerahasiaan pelanggan.
Pada Senin (29/11), Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) telah memberikan update mengenai dua kasus COVID-19 Omicron tersebut dalam laporan hariannya. Menurut MOH, para pelancong berangkat dari Johannesburg pada 27 November melalui Singapore Airlines SQ481.
Para pelancong tersebut telah menjalani tes pra-keberangkatan di Afrika Selatan pada 26 November, dan hasilnya negatif COVID-19. Mereka tiba di Bandara Changi pada 27 November untuk penerbangan transit mereka.
Sebagian besar pelancong tetap berada di area transit di Bandara Changi hingga keberangkatan mereka ke Sydney pada 28 November. Mereka tidak memasuki Singapura atau mengunjungi area lain di Bandara Changi.
Namun ada tujuh orang yang turun di Singapura. Enam orang di antaranya kini sedang menjalani 10 hari Stay-Home Notice (SHN) di fasilitas khusus dan akan diuji PCR. Sedangkan satu orang lainnya merupakan kontak dekat dari individu yang terinfeksi dalam penerbangan, dan telah dikarantina.
Contact tracing sedang berlangsung untuk staf bandara yang mungkin sempat melakukan kontak dengan kasus tersebut.
(wk/Bert)