Korsel melaporkan 5 kasus varian omicron. Dua di antaranya adalah pasangan yang tiba minggu lalu dari Nigeria. Dua lainnya adalah anggota keluarga dan seorang teman mereka.
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 02 Desember 2021 - 12:29 WIB
WowKeren - Pada Kamis (2/12) Korea Selatan mencatat rekor kasus harian COVID-19 tertinggi. Pada Rabu (1/12), Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) melaporkan 5.266 kasus.
Negara ini akan memberlakukan kebijakan baru untuk para pelancong yang datang. Mereka diwajibkan melakukan karantina selama 10 hari. Peraturan yang baru ini akan berlaku selama dua minggu ke depan mulai Jumat (3/12) pekan ini.
KDCA mengatakan kebijakan ini menghentikan pengecualian yang diberikan sebelumnya kepada orang yang divaksinasi penuh. Adapun langkah pengetatan ini muncul setelah negara itu mengonfirmasi lima kasus pertama varian omicron pada Rabu (1/12) malam waktu setempat.
Dua di antaranya adalah pasangan yang divaksinasi lengkap yang tiba minggu lalu dari Nigeria. Lalu yang lain adalah dua anggota keluarga dan seorang teman mereka.
Sementara itu, tingkat inokulasi Korea Selatan sendiri telah menyentuh angka 92 persen. Negara itu saat ini tengah berfokus pada upaya untuk memvaksinasi anak-anak dan program booster.
Para ahli telah mengeringatkan bahwa kasus di negara ini dapat terus mengalami peningkatan seiring dengan penyebaran varian yang disebut-sebut lebih menular. Bulan lalu, pemerintah telah melonggarkan pembatasan jarak.
Sejak saat itu, jumlah kasus mengalami lonjakan. Hingga pada akhirnya pemerintah memutuskan untuk menangguhkan rencana untuk pelonggaran lebih lanjut karena meningkatnya ketegangan pada sistem perawatan kesehatan. Jumlah rawat inap dilaporkan mengalami lonjakan, begitu juga dengan tingkat kematian terkait COVID-19.
KDCA mencatat jumlah kasus parah naik ke rekor 733. Sebanyak 90 persen tempat tidur unit perawatan intensif di wilayah Seoul yang lebih besar telah ditempati dan masih ada 915 pasien menunggu untuk masuk.
(wk/zodi)