Kesimpulan itu didapat menurut hasil pada Senin (6/12), sebagaimana yang dikatakan oleh Dr Matthew Snape, profesor Oxford di balik uji coba yang dijuluki Com-COV2.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 07 Desember 2021 - 20:14 WIB
WowKeren - Berbagai pertanyaan muncul seiring dengan menyebarnya varian omicron. Salah satu pertanyaan yang muncul adalah apakah vaksin yang ada tetap ampuh untuk melawan varian yang satu ini.
Sebuah penelitian di Inggris menghasilkan penemuan baru terkait percampuran vaksin dalam melawan varian baru omicron. Penelitian itu menemukan bahwa seseorang memiliki respons kekebalan yang lebih baik ketika mereka menerima dosis pertama suntikan AstraZeneca atau Pfizer-BioNTech diikuti oleh Moderna sembilan minggu kemudian.
Kesimpulan itu didapat menurut hasil pada Senin (6/12), sebagaimana yang dikatakan oleh Dr Matthew Snape, profesor Oxford di balik uji coba yang dijuluki Com-COV2, kepada Reuters. Menurutnya, temuan ini bisa memberikan harapan bagi negara-negara miskin maupun berpenghasilan menengah.
"Kami menemukan respons imun yang sangat baik. Pada kenyataannya, lebih tinggi dari ambang batas yang ditetapkan oleh vaksin Oxford-AstraZeneca dua dosis," ujarnya. "Saya pikir data dari penelitian ini akan sangat menarik dan berharga bagi negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Di mana mereka masih meluncurkan dua dosis vaksin pertama."
Dengan adanya fleksibilitas ini itu artinya pemberian vaksin kedua tidak harus sama dengan merek yang pertama. "Kami ingin menunjukkan bahwa Anda tidak harus kaku untuk menerima vaksin yang sama untuk dosis kedua dan bahwa jika program akan disampaikan lebih cepat dengan menggunakan beberapa vaksin, maka tidak apa-apa untuk melakukannya," lanjutnya lagi.
Menurut para peneliti di Oxford, jika vaksin AstraZeneca-Oxford diikuti dengan suntikan Moderna atau Novavax, akan ada antibodi yang lebih tinggi dan respons sel T yang diinduksi dibandingkan dua dosis AstraZeneca-Oxford. Penelitian terhadap 1.070 sukarelawan juga menemukan bahwa dosis vaksin Pfizer-BioNTech yang diikuti dengan suntikan Moderna lebih baik daripada dua dosis standar Pfizer-BioNTech.
Begitu juga dengan vaksin Pfizer-BioNTech yang diikuti oleh Novavax. Kombinasi ini menginduksi antibodi yang lebih tinggi daripada Oxford-AstraZeneca dua dosis.
(wk/zodi)