Dita Soedarjo Ikut Soroti Kekerasan pada Perempuan, Ingatkan Publik Untuk Tak Sudutkan Korban
Instagram/ditasoedarjo
Selebriti

Dita Soedarjo ikut buka suara soal kasus kekerasan terhadap perempuan yang kembali ramai diperbincangkan. Dita pun menyinggung soal orang sekitar yang malah kerap ikut menyudutkan korban.

WowKeren - Sejumlah publik figur Tanah Air terutama para perempuan ikut geram atas kasus kematian NW yang bunuh diri di makam sang ayah. Dita Soedarjo jadi salah satunya.

Lewat postingan terbarunya, Dita mengutip respons salah satu netizen. "Kita hidup di negara yg laporan baru bisa diproses kalo udah viral," bunyi pernyataan salah satu netizen yang diunggah ulang oleh Dita pada Minggu (5/12).

Dari kasus kematian NW yang viral, Dita menyoroti sikap orang-orang yang malah menyalahkan bahkan mengucilkan korban ketika berusaha bicara mengenai kekerasan seksual yang mereka alami. Dita menegaskan bahwa tidak ada orang yang berbohong mengenai trauma atau depresi mereka setelah mengalami kekerasan.


"Dan dari sini kita belajar kalo ada victim lg ngalamin abuse and lapor we must be kind to themm. People dont fake depression or abused or trauma. People fake being okay so its a reminder for all of us to be kind- kita ga pernah tahu seberapa menyakitkan apa yang orang harus lewati dan trauma mereka," ungkap Dita Soedarjo.

Dita Soedarjo mengingatkan publik akan betapa pentingnya peran dan dukungan orang sekitar bagi para korban kekerasan. Dita menegaskan bahwa trauma atas kekerasan seksual adalah hal yang tak boleh dianggap remeh. Sekali lagi, Dita mengimbau publik untuk tidak melakukan justiifikasi pada korban yang telah berani buka suara.

"Kita ga boleh angap remeh pergumulan orang dan kita ga boleh victim blaming and remehin sepelein the impact of trauma Trauma is real and damaging and it can take peoples lives so be kind always," beber Dita.

"Kasih Tuhan menyembuhkan dan bisa buat pulih trauma dan bantu mreka lapor kepada pihak yang bisa membantu- bantu arahin kalo kamu ga bisa bantu dari sisi hukum dan bantu doain dan dengerin itu pun udah jauh lebih berguna drpd remehin or hakimin or kasih kata2 yang menyudutkan mreka or sepelein or jgn di gosipin justru harus di doain and rangkul!" pungkasnya.

(wk/Amel)


You can share this post!


Related Posts