Tim Bulu Tangkis Indonesia Resmi Mundur Dari BWF 2021, Begini Penjelasan PBSI
Instagram/kevin_sanjaya
Nasional

Tim bulu tangkis Indonesia diketahui telah resmi mundur dari kejuaraan dunia (BWF) 2021. Lantas apa alasan dari tim Indonesia memutuskan untuk mundur? Begini penjelasannya.

WowKeren - Kabar mengejutkan datang dari tim bulu tangkis Indonesia. Tim bulu tangkis Indonesia diketahui resmi mundur dari kejuaraan dunia BWF 2021.

Alasan di balik mundurnya tim bulu tangkis Indonesia itu diketahui merupakan langkah untuk melindungi para atlet dari paparan varian baru COVID-19 Omicron. Alex Tirta selaku Ketua Harian PP PBSI menerangkan bahwa keputusan tersebut sudah berdasarkan persetujuan Ketua Umum PP PBSI, Agungf Firman.

"Keputusan menarik diri tim bulu tangkis Indonesia dari Kejuaraan Dunia ini juga sudah disetujui oleh Bapak Ketua Umum PP PBSI, Agung Firman Sampurna," tutur Alex dalam keterangan resmi, Rabu (8/12).

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky mengatakan bahwa pihaknya akan mengutamakan kesehatan dan keselamatan para pemain. Ia lantas menegaskan tidak ingin mengambil risiko dari ancaman varian baru virus COVID-19.


Apalagi varian Omicron itu disebut memiliki tingkat penularan yang sangat tinggi, sehingga perubahan protokol kesehatan (prokes) yang tidak menentu, kata Rionny, membuat pihaknya memutuskan untuk mundur dari Kejuaraan Dunia BWF 2021. "Kami tidak mau mengambil risiko, keselamatan atlet lebih utama, para pemain juga sudah kami ajak berdiskusi dan mereka setuju untuk menarik diri dari Kejuaraan Dunia," ungkap Rionny.

Sebagai informasi, Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis (BWF) 2021 itu diagendakan akan digelar pada 12 hingga 19 Desember mendatang. Adapun ajang ini dihelat di Huelva, Spanyol.

Dengan mundurnya tim bulu tangkis Indonesia dari perhelatan kejuaran dunia 2021, maka selesai sudah agenda tim pelatnas di tahun ini. Untuk selanjutnya, mereka akan berfokus untuk kompetensi-kompetensi atau pertandingan di tahun depan.

Sementara mengenai varian Omicron sendiri, diketahui telah menyebar ke 42 negara. Hal ini disampaikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Bahkan WHO menyebut Denmark dan Inggris menjadi negara "pemimpin" sebaran varian Omicron.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait