Kapolri Bakal Bentuk Korps Pemberantasan Korupsi, 'Tandingan' KPK dan Diisi Novel Baswedan dkk?
Instagram/kepalakepolisian_ri
Nasional

Dalam pelantikan ASN Polri Kamis (9/12) kemarin, Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengungkap rencana pembentukan Korps Pemberantasan Korupsi. Mungkinkah korps ini diisi Novel Baswedan cs?

WowKeren - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo resmi melantik 44 mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri pada Kamis (9/12). Termasuk di antaranya adalah Novel Baswedan dan 43 mantan pegawai lain yang tersingkir dari KPK karena tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Pada pelantikan tersebut, Sigit sempat menyampaikan tugas yang akan diemban Novel dkk setelah menjadi ASN Polri. Tak main-main, ternyata tugas yang diberikan untuk mereka cukup banyak dan tentu saja bermaksud untuk memperkuat sektor penanganan kasus korupsi.

"Tentunya peran rekan-rekan mulai dari mengubah mindset, memberikan pendampingan, melakukan upaya pencegahan, penangkalan," ujar Sigit, dikutip pada Jumat (10/12). "Termasuk bila diperlukan membantu lakukan kerjasama hubungan intern dalam rangka melaksanakan tracing recovery asset untuk jadi bagian yang tentunya kita akan perkuat."

"Ini sejalan dengan arahan Presiden pada saat pelaksanaan Hakordia (Hari Antikorupsi Sedunia) tadi pagi, di mana beliau sampaikan pemberantasan korupsi tidak hanya penegakan hukum namun harus lebih sentuh hal fundamental. Selesaikan akar permasalahan karena itu sangat penting diperkuat divisi pencegahan dalam pemberantasan korupsi," imbuh Sigit.

Salah satu langkah yang tengah direncanakan Sigit adalah membentuk Satuan Kerja baru di tingkat Mabes Polri bertajuk Korps Pemberantasan Korupsi. Bak "tandingan" KPK, satker ini akan bekerja langsung di bawah komando Sigit sebagai Kapolri.


"Saat ini kami sedang lakukan perubahan terhadap Dittipidkor akan kita jadikan Kortas Tipikor. Sehingga di dalamnya berdiri divisi-divisi lengkap, mulai dari pencegahan, kerjasama, sampai dengan penindakan," tutur Sigit.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, juga membenarkan rencana pembentukan Korps Pemberantasan Korupsi tersebut dan akan dipimpin oleh jenderal bintang dua. "Direktorat Tipikor akan dibesarkan menjadi organisasi yang lebih tinggi lagi," kata Dedi.

"Itu lah deputi-deputi, deputi penindakan, deputi pencegahan, deputi kerja sama antarlembaga, kemudian ada satu deputi lagi. Nanti akan ditingkatkan, jadi bukan bintang satu, nanti (dipimpin) di bintang dua," imbuh Dedi.

Lantas akankah ASN Polri yang baru dilantik kemarin akan ditempatkan di korps yang tengah dibentuk tersebut? Dedi tidak menjawab gamblang, hanya saja ia memastikan setiap ASN Polri akan ditempatkan dalam satker di tingkat Mabes Polri sesuai dengan kompetensi masing-masing.

"Nanti sambil menunggu itu mereka sudah memiliki ruang jabatan masing-masing," tutur Dedi. "Sesuai kompetensi, kan ada latar belakang yang beda-beda, ada SDM, ada satker lain."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait