Wagub DKI Pastikan Pembangunan Sumur Resapan Tak Akan Terbengkalai: Enggak Usah Khawatir
Nasional

Pemprov DKI saat ini diketahui masih akan melanjutkan pembangunan sumur resapan hingga akhir tahun nanti. Sebelumnya, pembangunan sumur resapan ini menimbulkan pro kontra.

WowKeren - Belakangan ini, banyak masyarakat DKI Jakarta yang mengeluhkan mengenai pembangunan sumur resapan. Akibat dari pembangunan sumur resapan ini disebut banyak jalanan yang mengalami kerusakan.

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa pihaknya memastikan pembangunan sumur resapan masih akan terus berlanjut dan tidak akan dibiarkan terbengkalai. Menurutnya, sejauh ini, pengerjaan pembangunan sumur resapan sudah berjalan dengan baik, sesuai tujuan.

Riza lantas meminta warga DKI untuk tidak khawatir akan adanya proyek pembangunan sumur resapan itu. "Pekerjaan sumur resapan dilaksanakan dengan baik sesuai dengan tujuan, fungsi, dan harapannya, jadi enggak usah khawatir," tutur Riza kepada wartawan di Balai Kota, Rabu (15/12).

Lebih lanjut, Riza mengatakan bahwa pembangunan sumur resapan yang belum selesai itu tidak akan dibiarkan begitu saja, dan dipastikan akan diselesaikan. Hal ini juga berlaku terhadap sumur resapan yang rusak tentu akan segera diperbaiki oleh pihak Pemprov DKI.


"Kalau masih ada (sumur resapan) yang dilihat belum selesai, atau kurang baik, apalagi ada yang belum sempurna, sekalipun silakan disampaikan nanti akan kami tindaklanjuti," terang Riza.

Kemudian, Riza menambahkan bahwa pembangunan sumur resapan DKI itu harus sesuai dengan tanggung jawab masing-masing pihak yang telah ditunjuk sebelumnya. Ia mengungkapkan pada prinsipnya sumber air, Dinas SDA nanti dengan kontraktor yang sudah ditunjuk harus bisa mempertanggungjawabkan serta memastikan semuanya bisa sesuai.

Sementara mengenai anggaran pengadaan sumur resapan pada APBD DKI Jakarta 2022 sendiri diketahui telah dicoret oleh DPRD DKI, dengan berbagai pertimbangan. Di antaranya adalah sumur resapan yang sudah dibangun dinilai belum bisa menangani masalah banjir hingga anggaran Rp122 miliar pembangunan sumur resapan dialokasikan untuk menutupi kekurangan gaji Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP).

Meski demikian, tampaknya Pemprov DKI Jakarta memastikan bahwa pembangunan sumur resapan itu akan berlanjut hingga akhir tahun 2021 ini. Dengan harapan nantinya bisa menangani banjir.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait