Penurunan Kasus COVID-19 di Afsel Kemungkinan Jadi Pertanda Surutnya Gelombang Omicron
AFP/Michele Spatari
Dunia

Sebagai informasi, Afrika Selatan kini berada di garis depan gelombang Omicron dan dunia tengah mengamati negara tersebut untuk mencoba memahami varian baru tersebut.

WowKeren - Afrika Selatan merupakan negara pertama yang mengkonfirmasi COVID-19 Varian Omicron. Namun para ahli medis menilai penurunan nyata kasus COVID-19 baru di Afsel dalam beberapa hari terakhir mungkin menandakan bahwa lonjakan dramatis yang didorong oleh Omicron di negara itu telah melewati puncaknya.

Sebagai informasi, Afsel kini berada di garis depan gelombang Omicron dan dunia tengah mengamati negara tersebut untuk mencoba memahami varian baru tersebut. Pada Kamis (16/12) pekan lalu, Afsel mencatat hampir 27 ribu kasus baru dalam sehari.

Namun angka tersebut turun menjadi hanya sekitar 15.424 kasus pada Selasa (21/12). Gauteng yang merupakan provinsi terpadat di Afsel dengan 16 juta jiwa penduduk melihat penurunan kasus yang dimulai lebih awal dan terus berlanjut.

"Penurunan kasus baru secara nasional dikombinasikan dengan penurunan berkelanjutan dalam kasus baru yang terlihat di sini di provinsi Gauteng, yang selama berminggu-minggu menjadi pusat gelombang ini, menunjukkan bahwa kita telah melewati puncaknya," ujar Marta Nunes, peneliti senior di Vaksin dan Departemen Analisis Penyakit Menular dari University of Witwatersrand, kepada The Associated Press. "Itu adalah gelombang pendek ... dan kabar baiknya adalah bahwa itu tidak terlalu parah dalam hal rawat inap dan kematian."


Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa kasus COVID-19 di antara tenaga kesehatan di rumah sakit Chris Hani Baragwanath di Soweto menunjukkan peningkatan pesat dan kemudian penurunan cepat. Hal tersebut kemungkinan bisa menjadi pertanda lain bahwa lonjakan Omicron Afrika Selatan mungkin sedang surut.

"Dua minggu lalu kami melihat lebih dari 20 kasus baru per hari dan sekarang sekitar lima atau enam kasus per hari," papar Nunes.

Meski demikian, Nunes menyatakan bahwa masih sangat dini untuk menyatakan gelombang Omicron di Afsel benar-benar sudah surut. Menurutnya, masih ada beberapa faktor yang harus diwaspadai.

Sebagai informasi, kasus COVID-19 di provinsi Gauteng meningkat tajam pada pertengahan November 2021. Para ilmuwan yang melakukan pengurutan genetik dengan cepat mengidentifikasi varian Omicron baru yang kemudian diumumkan kepada dunia pada 25 November 2021.

Varian Omicron yang lebih menular kemudian dengan cepat menjadi varian dominasi di Afsel. Diperkirakan 90 persen kasus COVID-19 di provinsi Gauteng sejak pertengahan November adalah Omicron.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait