Perusahaan keamanan siber Cloudflare menyatakan domain paling banyak diakses pada 2021 bukan lagi mesin pencari Google melainkan situs media sosial TikTok.
- Elvariza Opita
- Rabu, 29 Desember 2021 - 15:19 WIB
WowKeren - Pandemi COVID-19 membawa dunia berubah ke arah digital. Aplikasi dan berbagai situs saling bersaing untuk mendapatkan perhatian masyarakat, meski tentu saja hanya segelintir yang sampai masuk daftar 10 besar paling banyak diakses di dunia.
Menariknya, media sosial TikTok bahkan menjadi situs paling populer di internet tahun 2021 versi perusahaan keamanan siber, Cloudflare. Hasil yang disampaikan pada Selasa (28/12) tersebut ikut mengungkap bahwa TikTok bahkan lebih populer, dan tentu saja banyak diakses, daripada mesin pencari populer dunia Google.
"Kali pertama TikTok ada di titik puncak adalah 17 Februari 2021," tutur Joao Tome dan Sofia Cardita dari Cloudfare, dikutip dari UPI, Rabu (29/12). "Lalu pada Maret, TikTok beberapa kali ada di titik puncak, begitu pula pada bulan Mei. Namun setelah tanggal 10 Agustus, TikTok hampir selalu berada di titik puncak."
"Ada beberapa hari di mana Google berada di nomor satu. Namun pada Oktober dan November, kebanyakan adalah 'hari TikTok', termasuk saat Hari Thanksgiving dan Black Friday," sambung Cloudflare yang mengungkap hasil analisis mereka di postingan blog resmi tersebut.
Yang lebih membuat terkejut, media sosial populer Instagram bahkan tidak masuk dalam daftar 10 besar domain paling banyak diakses menurut Cloudflare. Facebook diketahui berada di urutan ketiga setelah sebelumnya selalu menjadi runner up, diikuti dengan Microsoft di urutan keempat.
Selanjutnya situs Apple di urutan kelima, Amazon keenam, dan Netflix ketujuh. YouTube yang masih satu manajemen dengan Google berada di urutan kedelapan, diikuti dengan Twitter di urutan kesembilan, dan WhatsApp kesepuluh.
Meski TikTok mendapat lebih banyak pengunjung, menurut Cloudflare, popularitas Facebook masih tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya jumlah pengguna Facebook di seluruh dunia masih jauh lebih banyak daripada TikTok.
Sebagai informasi, TikTok merupakan media sosial berbasis video yang dijalankan oleh perusahaan ByteDance dari Tiongkok. TikTok menampilkan video-video pendek yang dibuat oleh kreator dari penjuru dunia. Pada 2020 lalu, TikTok dan ByteDance sempat mendapat tekanan dari mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait dugaan ancaman keamanan nasional.
(wk/elva)