Roro Fitria dan Andri Irawan Ogah Tunda Punya Momongan Usai Resmi Menikah, Suami: Gas Pol
WowKeren/Fernando
Selebriti

Roro Fitria dan sang suami, Andri Irawan resmi menikah pada Rabu (29/12). Keduanya pun berbicara soal rencana momongan serta bulan madu pasca resmi menikah.

WowKeren - Roro Fitria kini telah berbahagia lantaran telah resmi melepas masa lajangnya. Roro dipersunting seorang pengusaha bernama Andri Irawan pada Rabu (29/12) dengan mas kawin uang senilai Rp 290.122.021 juta. Tak cuman itu, Roro juga mendapatkan beberapa logam mulia, dua set perhiasan serta seperangkat alat salat.

Baik Roro maupun Andri pun mengaku tak akan menunda rencana mereka untuk segera memiliki momongan. Menurut suami Roro, berkah pasca pernikahan akan semakin bertambah bila keduanya tak menunda-nunda niatan baik.

"Kalau guru ngajarin saat kita sah kita langsung gas pol, berkahnya makin nambah," ujar suami Roro saat konferensi pers yang dihadiri WowKeren di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan pada Rabu (29/12). "Kalau ada anak rezeki itu sama dengan kita berdua gitu aja, yakin aja orang tua juga ngajarin seperti itu."

Roro kemudian membahas soal rencana bulan madu mereka. Ia mengatakan jika keduanya tak langsung berbulan madu pasca menikah lantaran sang suami masih memiliki banyak pekerjaan yang harus diselesaikan terlebih dahulu.


Roro pun mengaku masih ingin menikmati momen pengantin bersama sang suami. Roro membeberkan jika mereka memiliki rencana untuk menyaksikan pertandingan motor GP langsung di sirkuit Mandalika lantaran keduanya memiliki hobi yang sama.

"Ya itu karena ada kerjaan mas Andri yang harus diselesaikan, diselesaikan terlebih dahulu jadi kita telah bersyukur udah sah, kita menikmati momen-momen kebersamaan yang halal," beber Roro. "Dan nanti insyaAllah akan bisa melihat motor GP di Mandalika gitu."

Roro pun membeberkan alasan mengapa tak banyak mengundang rekan sesama artis. Ia mengaku ingin mengikuti protokol kesehatan yang telah diterapkan pemerintah dengan baik. Roro menyebut pernikahannya itu merupakan momen sakral yang hanya dihadiri kerabat serta keluarga terdekatnya saja.

"Kalau misalnya saat ini memang kita harus menghormati kebijaksanaan pemerintah jadi memang tidak boleh mengundang banyak tamu dan kita lebih mengusung intimate wedding jadi lebih sakral," pungkas Roro. "Saudara terdekat, kerabat dekat dan saling bisa menghormati jadi tidak ada rasa 'kok gak diundang?' Karena kita harus menghormati adanya peraturan pemerintah."

(wk/Sisi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait