Kemenkes Beber Ada Kenaikan Kasus COVID-19 Signifikan di Kepri dan DKI Jakarta Selama Satu Pekan
Unsplash/Fusion Medical Animation
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Pemerintah hingga saat ini terus berupaya menangani pandemi COVID-19, terlebih di pintu-pintu kedatangan asing ke Indonesia. Namun tak dipungkiri, masih terdapat kenaikan kasus COVID-19.

WowKeren - Seperti yang diketahui, hingga saat ini, Indonesia masih dilanda pandemi COVID-19. Pemerintah pun terus berupaya untuk bisa mengendalikan situasi dan kondisi pandemi di Indonesia agar tidak menjadi semakin buruk.

Namun kabar tidak mengenakan tampaknya disampaikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Siti Nadia Tarmizi selaku Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes mengatakan bahwa ada peningkatan kasus COVID-19 yang cukup signifikan pada pekan ini di Kepulauan Riau (Kepri), DKI Jakarta, dan provinsi lainnya.

"Setidaknya ada beberapa provinsi yang terjadi peningkatan kasus Covid-19 yaitu Kepulauan Riau dan DKI Jakarta, tentunya sebagai pintu masuk negara terdapat peningkatan kasus yang cukup signifikan pada minggu ini," tutur Nadia melalui kanal YouTube FMBID_IKP, Rabu (29/12).

Selain di Kepri dan DKI Jakarta, Nadia membeberkan peningkatan kasus COVID-19 juga terjadi di beberapa provinsi lainnya seperti Kalimantan Utara, Maluku, Sulawesi Barat, Kalimantan Selatan, Banten, dan Riau.


Maka dari itu, ia kembali meminta dan menegaskan agar semua daerah mewaspadai perkembangan kasus harian COVID-19. Terlebih Indonesia juga telah mendeteksi varian Omicron dari transmisi lokal. Bahkan kini total kasus Omicron di Indonesia sudah mencapai 68 kasus.

"Pemerintah tentunya akan terus selalu memantau dan mengontrol pintu-pintu masuk negara untuk memperlambat bertambahnya kasus Omicron dan varian-varian lainnya yang berasal dari negara lain," papar Nadia.

Lebih lanjut, Nadia mengatakan bahwa hingga saat ini terdapat lima tempat pemeriksaan imigrasi bandara, sembilan tempat pemeriksaan imigrasi pelabuhan laut, dan delapan pintu masuk darat di Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Ia juga memaparkan angka kasus positif COVID-19 di pintu masuk Indonesia.

Menurut Nadia, dalam periode 1 Januari hingga 27 Desember 2021, tercatat sebanyak 10.243 kasus positif COVID-19 yang ditemukan di Bandara Soekarno-Hatta. Kemudian ditemukan 3.209 kasus positif dari pelabuhan Batam.

Maka dari itu, Nadia meminta kerja sama dan dukungan dari masyarakat dalam upaya pengendalian COVID-19 seperti pelacakan kontak erat atau tracing, pemeriksaan (testing), dan karantina ataupun isolasi. Sementara berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 pada Rabu (29/12), ada pembahan kasus baru positif COVID-19 sebanyak 194 kasus.

(wk/tiar)


You can share this post!

Related Posts