Akibat Varian Delta yang Menyebar Cepat, Indonesia Masuki Gelombang Kedua COVID-19
AFP/Lionel Bonaventure
Nasional

Banyak peristiwa di Indonesia yang menjadi sorotan publik sepanjang tahun ini, mulai dari pelecehan seksual pegawai KPI, hingga masuknya COVID-19 varian Omicron. Berikut peristiwa paling disorot Juli hingga Desember 2021.

WowKeren - Pada pertengahan tahun 2021, situasi pandemi COVID-19 di Indonesia menunjukkan perburukan. Hal ini lantaran adanya lonjakan kasus COVID-19 yang signifikan akibat dari masuknya varian Delta.

Tidak hanya itu, dengan masuknya varian Delta di Indonesia itu juga membuat RI memasuki gelombang kedua COVID-19. Pada kala itu, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyatakan bahwa kasus COVID-19 meningkat hingga 381 persen.

Maka dari itu, pemerintah langsung mengambil tindakan untuk menekan angka kasus COVID-19 di Indonesia. Salah satunya adalah dengan mempercepat vaksinasi COVID-19 terhadap masyarakat.

Adapun dua dosis vaksin COVID-19 Pfizer dan AstraZeneca dinilai sama-sama ampuh menghadapi varian Delta. Seperti yang diketahui, varian Delta ini memiliki tingkat penyebaran lebih cepat dibanding varian lainnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marives) Luhut Binsar Pandjaitan menuturkan bahwa kawasan industri menjadi tempat ditemukan dan penyebaran kasus varian Delta. Sehingga, pemda di kawasan industri meminta agar perusahaan meningkatkan protokol kesehatan agar tak jadi klaster penularan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada kala itu juga memprediksi bahwa varian Delta akan menjadi kasus paling dominan di dunia. Prediksi WHO ini tampaknya benar adanya lantaran saat ini, varian Delta telah menyebar ke negara-negara di dunia.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait