Tender Pengaspalan Sirkuit Formula E DKI Jakarta Dibuka Senilai Rp50 Miliar
AFP/Patricia De Melo
Nasional
Kontroversi Formula E

JakPro mulai membuka tender proyek pengaspalan calon sirkuit Formula E DKI Jakarta di Ancol. HPS proyek ini mencapai Rp50 miliar dan ditujukan untuk melakukan pengaspalan saja.

WowKeren - Persiapan Formula E DKI Jakarta tentu harus dikebut, bahkan target pengaspalannya selesai dalam 3 bulan. Kini PT Jakarta Propertindo (JakPro) sudah membuka lelang pekerjaan jasa rancang proyek pembangunan lintasan balap Formula E.

Mengutip detikcom, pengumuman lelang ini ditetapkan pada 4 Januari 2022 berdasarkan e-Procurement JakPro. Dengan detail subbidang konstruksi jasa pelaksana untuk konstruksi jalan raya (kecuali jalan layang), jalan, rel kereta api, dan landas pacu bandara, dan jasa terintegrasi untuk infrastruktur transportasi.

Lalu proses lelangnya dibuka pada 5-6 Januari 2022. Proyek tersebut diberi nama "Jasa Rancang Bangun Proyek Pembangunan Lintasan Balap Formula E" dan menerapkan metode pengadaan pelelangan dengan pascakualifikasi.

Nilai harga perkiraan sendiri (HPS)-nya Rp50.157.633.916,00 atau Rp50 miliar. Selepas tahap pembukaan lelang sesuai tanggal yang ditetapkan, pengambilan dokumen bisa dilakukan pada 6-7 Januari 2022. Sementara jadwal penjelasan tekniknya dilakukan pada 10 Januari 2022 pukul 09.00 WIB.

"Nilai HPS Rp50.157.633.916,00," demikian kutipan isi laporan tersebut. Direktur JakPro Gunung Kartiko menjelaskan bahwa HPS senilai Rp50 miliar tersebut hanya ditujukan untuk pengaspalan.


Gunung Kartiko menjelaskan bahwa saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang mengikuti lelang proyek tersebut. Nanti JakPro akan mengumumkan langsung siapa pemenang lelang tender.

"(Nilai Rp50 miliar) untuk pengaspalan saja. Ada beberapa (perusahaan yang sudah daftar lelang), belum bisa kami lakukan," jelas Gunung Kartiko.

Sebelumnya lokasi sirkuit Formula E DKI Jakarta kerap dikritik. Mulai dari DPRD DKI Jakarta yang menyebutnya sebagai kawasan pembuangan lumpur hingga Ketua Umum DPP PSI Giring Ganesha yang mengeluhkan keberadaan barisan kambing di sana.

"Ini kan bahan mentah, karena saya tahu ini bekas buangan lumpur. Dulu ini pembuangan lumpur dari kali dan dari pembuangan MRT, di sini buang lumpurnya," ujar Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga, 29 Desember 2021. "Rawa, rawa yang diuruk. Kan ini banjir semua."

Sementara Giring menyampaikan keluhannya pada kesempatan berbeda. "Tadi pagi sidak ke Lokasi Formula E. Ya, beginilah kiranya proyek uang rakyat 2,3 T itu. Pembangunan jalur balapan terlihat dihiasi lumpur yang 'mengisap'. Tak ada pekerja, yang ada hanya kambing yang berbaris," tutur Giring, Rabu (5/1).

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts