5.000 Massa Ditangkap Selama Kerusuhan Kazakhstan yang Tewaskan Lebih dari 160 Orang
Dunia

Sebanyak 164 orang tewas dalam kekerasan dengan dua di antaranya merupakan anak-anak. Sedangkan di kota utama negara itu, Almaty, ada 103 orang yang tewas.

WowKeren - Kerusuhan hebat yang mengguncang Kazakhstan banyak memakan korban. Selama sepekan terakhir, kerusuhan telah menewaskan lebih dari 160 orang dan menyebabkan 5.000 lainnya ditangkap.

Media lokal pada Minggu (9/1) melaporkan bahwa Kementerian Dalam Negeri mengatakan kerusuhan itu menurut perkiraan awal telah menyebabkan kerusakan senilai 175 juta euro. Tak hanya para pendemo menghancurkan 400 kendaraan namun lebih dari 100 bisnis dan bank juga diserang dan dijarah.

Sebanyak 164 orang tewas dalam kekerasan, sebagaimana dilaporkan kantor berita Rusia Sputnik. Dua di antaranya merupakan anak-anak. Sedangkan di kota utama negara itu, Almaty, ada 103 orang yang tewas, di mana kekerasan terjadi paling parah. Menteri Dalam Negeri Erlan Turgumbayev mengatakan bahwa pada Minggu situasinya telah kembali stabil.

"Hari ini situasinya stabil di semua wilayah negara itu," ujarnya. "Operasi kontrateror terus berlanjut dalam upaya untuk menegakkan kembali ketertiban di negara itu."



Wartawan Al Jazeera Robin Forestier-Walker melaporkan dari ibukota Georgia, Tbilisi, bahwa jumlah korban tewas diperkirakan akan meningkat. Hal itu mengingat selama 5-6 Januari, baku tembak terjadi selama berjam-jam.

"Kami menunggu jumlah korban yang meningkat," ujarnya. "Berdasarkan skala pertempuran, kekerasan, dan penembakan di mana tembakan senapan mesin berat dan ledakan berlangsung berjam-jam selama 5 dan 6 Januari."

Kota utama Kazakhstan, Almaty kini tampak relatif tenang. Untuk menghentikan orang-orang yang mendekati alun-alun pusat, polisi dilaporkan masih harus melepaskan tembakan ke udara.

"Apa yang disebut operasi anti-terorisme masih berlanjut di seluruh negeri," lanjut wartawan tersebut. "Jadi operasi yang sangat besar terjadi dengan pemerintah Kazakh berusaha untuk mengambil kembali kendali atas situasi yang terjadi."

Secara total, ada 5.135 orang telah ditahan. Mereka diinterogasi terkait kerusuhan tersebut, kata Kemendagri.

(wk/zodi)


You can share this post!


Related Posts