DKI Jakarta Masih Terjadi Banjir Usai Diguyur Hujan, Kinerja Anies Baswedan Dikritik
Nasional

Setelah sempat diguyur hujan deras, banyak wilayah dan ruas jalan di DKI Jakarta yang digenangi banjir. Hal ini lantas memicu pertanyaan dari publik atas kinerja Pemprov atas penanganan banjir.

WowKeren - Pada Selasa (18/1) kemarin, DKI Jakarta diguyur hujan deras, sehingga sejumlah titik mengalami banjir. Hal ini lantas menjadi sorotan publik, pasalnya permasalahan banjir seolah tidak pernah lepas dari DKI Jakarta.

Mengenai sejumlah titik yang mengalami banjir itu lantas mendapat perhatian dari anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta fraksi PDIP, Gilbert Simanjuntak yang mengkritik atas penanganan banjir oleh Gubernur DKI Anies Baswedan. Melihat kondisi Ibu Kota yang masih banjir usai diguyur hujan, Gilbert lantas mempertanyakan kinerja Anies dalam hal tersebut.

"Saya melihat Pemprov tidak ada kegiatan yang berarti dalam mengantisipasi banjir saat ini," tutur Gilbert kepada detikcom, Selasa (18/1). "Masih lebih terlihat usahanya tahun lalu. Di samping itu upaya banjir saat ini lebih difokuskan ke drainase yang tidak tepat sasaran dan amburadul."

Lebih lanjut, Gilbert lantas menyinggung fokus Anies yang saat ini dinilai berubah ke Formula E. Alhasil, menurutnya, Anies sudah tidak lagi fokus dan memperhatikan persoalan banjir di DKI Jakarta.


"Apakah fokus ke Formula E yang tengah jadi polemik mungkin juga, yang jelas hanya Wagub (Ahmad Riza Patria) yang kelihatan bekerja," papar Gilbert. "Gubernur tidak ada kelihatan bekerja. Perubahan prioritas ini tentunya menuai masalah banjir di tempat yang semestinya tidak ada."

Selain itu, Gilbert juga menyinggung mengenai persoalan trotoar yang diperluas juga dinilai memicu banjir semakin susah surut. Ia lantas menyebut Anies tidak pernah bersuara mengenai penanganan atau persoalan banjir DKI belakangan ini. Ia pun mengingatkan kembali agar Anies bisa kembali mengurus banjir.

"Seharusnya Anies yang berbicara ke publik seperti janji kampanyenya santun," ujar Gilbert. "Tetapi ini kurang etika politiknya. Sebaiknya Gubernur mengurus banjir, bukan mengurus sound system di JIS."

Sebagai informasi, jumlah titik banjir dan genangan air di Ibu Kota saat ini bertambah. Kini, ada 47 RT dan 8 ruas jalan di Jakarta yang terendam banjir. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, M Insyaf.

(wk/tiar)


You can share this post!


Related Posts