Pro-Kontra Rencana Penambangan Disebut Bikin Hubungan Warga di Wadas Merenggang
Nasional

Sebelumnya, Komisi III DPR RI sudah sempat mengunjungi Desa Wadas pada Kamis (10/2). Di sana, mereka menyerap aspirasi rakyat baik yang pro maupun kontra terhadap rencana penambangan tersebut.

WowKeren - Rencana penambangan andesit di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah menuai pro-kontra di kalangan warganya. Warga yang pro ingin agar tanah mereka segera diukur dan diberi ganti rugi, sedangkan warga yang kontra tetap menolak rencana penambangan tersebut.

Adanya perbedaan pendapat itu disebut-sebut membuat hubungan warga di Desa Wadas menjadi berjarak. Hal tersebut bahkan terlihat di rumah ibadah.

"Bahkan saat salat di masjid itu saja kelihatan. Yang pro di sini, yang kontra di situ," ujar warga Dusun Winongsari, Wadas, bernama Mujianto kepada detikcom, Sabtu (12/2).

Mujianto sendiri merupakan salah satu warga yang pro rencana penambangan itu. Meski demikian, Mujianto mengaku tak ingin berkonflik dengan warga yang kontra penambangan.

"Kalau saya inginnya adem ayem. Tapi gimana lagi, itu kan hak masing-masing warga," tuturnya.


Sementara itu, warga lain bernama Rodhiyah mengatakan bahwa hubungan sosial di Desa Wadas renggang akibat pro-kontra rencana penambangan itu. "Ya sejak ada sengketa itu sampai sekarang renggang," paparnya.

Di sisi lain, warga yang kontra dengan rencana penambangan tersebut mengungkapkan bahwa mereka khawatir proyek itu akan berdampak negatif. Salah satu warga Dusun Winongsari bernama Rina menjelaskan bahwa mayoritas warga di Wadas bekerja sebagai petani. Apabila lahan pertanian diambil, maka warga tidak akan bisa mendapatkan penghasilan.

"Kalau diganti uang pasti habis. Kalau lahan kan bisa turun temurun," jelasnya. "Diganti berapa pun kami enggak mau."

Sedangkan warga kontra lain mengaku khawatir apabila proyek penambangan dilakukan, maka akan berdampak pada kerusakan lingkungan. Warga yang enggan disebutkan namanya ini takut terjadi bencana longsor di desanya.

"Kerugiannya banyak, dampak lingkungan juga. Dulu pernah longsor, banyak korban. Ya kami takut kalau nanti jadi penambangan jadi longsor," tukasnya.

Sebelumnya, Komisi III DPR RI sudah sempat mengunjungi Desa Wadas pada Kamis (10/2). Di sana, mereka menyerap aspirasi rakyat baik yang pro maupun kontra terhadap rencana penambangan tersebut.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait