Karantina Untuk Seluruh Pelancong yang Masuk ke Singapura Dipangkas Jadi 7 Hari Mulai Pekan Depan
Dunia

Pelancong dari wilayah Kategori 1, baik yang sudah divaksinasi ataupun belum, bisa masuk ke Singapura tanpa karantina. Begitu pula dengan pelancong yang telah divaksinasi lengkap dan masuk melalui skema Jalur Perjalanan yang Divaksinasi (VTL).

WowKeren - Pemerintah Singapura mengumumkan sejumlah langkah-langkah yang disederhanakan untuk pelancong yang akan memasuki negarannya. Singapura tengah bekerja menuju perjalanan bebas karantina bagi seluruh pelancong yang telah divaksinasi penuh di masa depan.

Tindakan perbatasan akan disederhanakan untuk pelancong yang tiba di Singapura mulai Senin (21/2) pekan depan. Persyaratan riwayat perjalanan akan dikurangi dari 14 menjadi tujuh hari . Durasi karantina (stay home notice/SHN) juga akan distandarisasi menjadi tujuh hari di semua kategori negara atau wilayah.

Singapura juga membuat perubahan terkait kategori negara atau wilayah. Kategori 2, 3, dan 4 akan digabungkan menjadi satu kategori yaitu Perjalanan Umum. Negara dengan situasi COVID-19 yang berkembang dan memerlukan tindakan pembatasan lebih ketat nantinya akan dimasukkan ke dalam Kategori Dibatasi.

Pelancong dari wilayah Kategori 1, baik yang sudah divaksinasi ataupun belum, bisa masuk ke Singapura tanpa karantina. Begitu pula dengan pelancong yang telah divaksinasi lengkap dan masuk melalui skema Jalur Perjalanan yang Divaksinasi (VTL). Kewajiban tes COVID-19 yang ditingkatkan untuk pelancong skema VTL akn dihentikan.


Pelancong dari wilayah Kategori 1 atau yang masuk via skema VTL juga tak akan perlu melakukan tes PCR setibanya di Sigapura. Sebagai gantinya, mereka diberi waktu hingga 24 jam sejak masuk ke Singapura untuk melakukan rapid test antigen di pusat pengujian yang tersedia di seluruh Singapura.

Pemegang Pass Jangka Panjang yang Divaksinasi (kecuali pemegang Izin Kerja) tidak lagi harus mendapatkan Pass Perjalanan Vaksin (VTP) atau Persetujuan Masuk untuk memasuki Singapura. Namun, mereka masih harus mematuhi langkah-langkah kesehatan perbatasan saat masuk.

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan menjelaskan pihaknya memutuskan untuk melonggarkan langkah-langkah perbatasan mengingat tingkat COVID-19 di negara mereka kini sebanding dengan sebagian besar tujuan luar negeri.

"Fokus kami telah bergeser untuk memfasilitasi arus masuk dari para pelancong yang cenderung tidak sakit parah dan membebani kapasitas layanan kesehatan kami saat mereka berada di Singapura," demikian kutipan pernyataan Kemenkes Singapura, Rabu (16/2).

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait