Serangan Rusia ke Ukraina Tuai Kecaman Banyak Negara, Mulai Dari AS Hingga Prancis
Instagram/emmanuelmacron
Dunia

Tak hanya Amerika Serikat hingga Prancis, pihak Uni Eropa juga mengecam langkah Rusia yang melancarkan operasi militer ke Ukraina pada Kamis (24/2) hari ini.

WowKeren - Keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk melancarkan operasi militer ke Ukraina menuai kecaman dari berbagai negara. Mulai dari Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden hingga Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah mengutuk keputusan Putin tersebut.

Biden mengaku bahwa Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah menghubunginya terkait persoalan ini. Biden menilai serangan Rusia ke Ukraina "tak beralasan".

"Saya mengutuk serangan tidak beralasan dan tak bisa dibenarkan yang dilakukan oleh pasukan militer Rusia ini," cuit Biden pada Kamis (24/4).

Lebih lanjut, Biden mengaku telah memberitahu Presiden Zelensky tentang langkah-langkah yang diambil AS untuk menggalang kecaman internasional. Presiden Zelensky lantas meminta Biden untuk memanggil para pemimpin dunia agar memberikan pernyataan yang dengan jelas menentang agresi mencolok Presiden Putin, dan untuk berdiri bersama rakyat Ukraina.

"Besok saya akan bertemu dengan pemimpin G7, dan AS serta sekutu dan mitra kami akan menjatuhkan sanksi berat untuk Rusia," lanjutnya.

Sementara itu, PM Inggris Boris Johnson mengaku terkejut atas "peristiwa mengerikan" yang terjadi di Ukraina. Sama seperti Biden, Johnson juga telah berkomunikasi dengan Presiden Ukraina terkait masalah ini.


"Saya terkejut dengan peristiwa mengerikan di Ukraina dan saya telah berbicara dengan Presiden Zelenskyy untuk membahas langkah selanjutnya," cuit Johnson pada Kamis. "Presiden Putin telah memilih jalan penuh darah dan kehancuran dengan meluncurkan serangan tak beralasan ini ke Ukraina. Inggris dan sekutu kami akan merespons dengan tegas."

Hal senada disampaikan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron. Ia menyatakan bahwa Prancis mengecam Rusia yang memutuskan untuk menyerang Ukraina.

"Prancis mengecam keras keputusan Rusia untuk mengobarkan perang terhadap Ukraina. Rusia harus segera mengakhiri operasi militernya," cuit Macron. "Prancis berdiri dalam solidaritas dengan Ukraina. Prancis berdiri dengan Ukraina dan bekerja dengan mitra dan sekutunya untuk mengakhiri perang.

Tak hanya AS hingga Prancis, pihak Uni Eropa juga mengecam langkah Rusia hari ini. Dalam pernyataannya, Presiden Uni Eropa, Ursula von der Leyen, mengatakan bahwa Presiden Putin bertanggung jawab dalam membawa perang kembali ke Eropa.

"Pagi ini, pasukan Rusia menyerbu Ukraina, negara yang bebas dan berdaulat. Sekali lagi, di pusat Eropa, wanita, pria, dan anak-anak yang tidak bersalah sedang sekarat atau takut akan nyawa mereka. Kami mengutuk serangan biadab ini, dan argumen sinis yang digunakan untuk membenarkannya," jelasnya.

Presiden von der Leyen menyatakan bahwa Uni Eropa berdiri bersama dengan Ukraina dan rakyatnya. Ia juga menyatakan bahwa pihaknya akan meminta pertanggungjawaban Rusia.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait