Aksi kelompok pembalap jalanan Roulette Gang jadi masalah tersendiri di Tokyo, Jepang. Apalagi selama pandemi mereka semakin sering beraksi di jalan tol Metropolitan Expressway.
- Amelia Nur Fatimah
- Sabtu, 05 Maret 2022 - 16:23 WIB
WowKeren - Polisi Tokyo kini telah meningkatkan tindakan keras mereka terhadap pembalap jalanan "Roulette Gang" yang semakin sering menggunakan Metropolitan Expressway yang kosong di malam hari selama pandemi COVID-19. Pasalnya, aksi balapan yang sembrono dari Roulette Gang juga bisa sangat membahayakan nyawa orang lain.
"Kami bertekad untuk membuat mengemudi berbahaya menjadi tidak mungkin. Metropolitan Expressway bukan sirkuit balap. Pengemudi yang sembrono dapat merenggut nyawa orang lain daripada hanya mempertaruhkan nyawanya sendiri. Mereka seharusnya tidak pernah berperilaku seperti itu," ujar seorang pejabat senior korps polisi lalu lintas jalan bebas hambatan Departemen Kepolisian Metropolitan melansir The Asahi Shimbun.
Anggota Geng Roulette sebenarnya telah mulai menggunakan Metropolitan Expressway sekitar tahun 1990. Tapi kemudian jumlah mereka melonjak di pusat kota Tokyo pada tahun 2020.
Meskipun pada malam hari jumlah pengendara yang menggunakan jalan tol tersebut lebih sedikit selama pandemi, polisi telah menerima 110 panggilan darurat terkait kecelakaan di tahun 2020. Sedangkan untuk mengemudi dengan berbahaya sebanyak 529 pada 2020, naik 269 dari 2019. Jumlah itu tetap tinggi dengan 413 pada 2021.
Polisi mengungkap berbagai insiden yang terjadi akibat balapan tersebut. Di antaranya menuruni jalan dan tiba-tiba berpindah jalur, menabrak dinding samping, menabrak anggota geng lain dan bahkan menyebabkan bahaya bagi pengendara biasa. Tiga kecelakaan serius yang tampaknya melibatkan anggota Geng Roulette dilaporkan di jalan tol pada bulan Januari lalu.
Seorang mahasiswa laki-laki berusia 20 tahun tewas dalam kecelakaan beberapa kendaraan pada 5 Januari. Seorang mahasiswa laki-laki lainnya (20) menderita patah tulang leher dan dada dalam kecelakaan kendaraan tunggal yang berapi-api pada 18 Januari. Polisi juga telah menerima keluhan tentang kebisingan dan perilaku buruk di area parkir.
Anggota Roulette Gang sering mengambil foto dan bertukar informasi di bahu jalan dan area parkir. Polisi akan secara agresif memperingatkan mereka agar tidak menimbulkan masalah bagi orang lain di area parkir.
MPD (Metropolitan Police Department) telah mengambil tindakan terhadap anggota Geng Roulette karena pelanggaran lalu lintas dan peningkatan mobil ilegal dalam 100 kasus tahun lalu. MPD berencana untuk bekerja dengan Metropolitan Expressway Co. untuk mencegah mengemudi secara sembrono.
(wk/amel)