Kondisi Tanah Pascagempa Masih Labil, Pasaman Barat Kembali Dilanda Longsor: Transportasi Terputus
Pixabay/sandid
Nasional

Setelah gempa yang terjadi di kawasan Pasaman Barat, Sumbar, beberapa waktu lalu tampaknya hingga kini masih memicu dampak terjadinya bencana alam lainnya. Seperti yang baru-baru ini terjadi yakni longsor.

WowKeren - Beberapa waktu lalu, wilayah Pasaman Barat, Sumatera Barat sempat dilanda gempa berkekuatan magnitudo 6,1. Kemudian, setelah gempa berlangsung, wilayah tersebut dilanda bencana tanah longsor.

Kini, bencana longsor itu kembali melanda daerah Polongan Anam, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar. Adapun akibat dari bencana ini, jalan Simpang Empat-Talu tidak bisa dilewati kendaraan sejak Kamis (10/3) kemarin malam.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pasaman Barat, Jhon Edwar mengatakan bahwa longsor kembali terjadi pada Kamis (10/3), pada pukul 19.30 WIB. Longsor tersebut dipicu oleh hujan lebat sejak Kamis (10/3) sore.

Lebih lanjut, Jhon mengatakan bahwa material longsor tersebut menutupi jalan yang ada di kawasan Polongan Anam. Sehingga menyebabkan baik kendaraan roda empat maupun roda dua tidak bisa melewati jalan tersebut.


"Hingga Jumat pagi, hujan masih terjadi sehingga menyulitkan penanganan," jelas Jhon dalam keterangannya di Simpang Empat, Jumat (11/3). "Selain itu, juga daerah itu sangat rawan longsor karena tanah di lokasi itu masih labil pascagempa."

Jhon menerangkan bahwa titik longsor yang terjadi sebelumnya menyebabkan badan jalan tertutup dan tidak bisa dilalui kendaraan. Hal ini dikarenakan di titik longsor tersebut tanahnya masih labil akibat gempa yang terjadi beberapa waktu lalu.

Hingga saat ini, kata Jhon, pihaknya masih melihat perkembangan kondisi longsor tersebut. Menurutnya, pembersihan material-material longsor itu baru akan dilakukan pada Jumat (11/3) pagi ini. "Sebab di lokasi longsor malam tadi penerangan tidak ada dan rawan longsor susulan," ungkap Jhon.

Jhon lantas mengimbau seluruh warga setempat agar tetap dan meningkatkan kewaspadaan dengan bahaya ancaman longsor susulan lantaran curah hujan juga masih tinggi. Terlebih daerah Rimbo Kejahatan sampai ke Talu yang merupakan daerah terdampak gempa. "Jalan dan perbukitan sekitar juga sudah banyak yang longsor dan terban," tandas Jhon.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait