Belakangan ini publik dihebohkan dengan fenomena tentang 'crazy rich'. Gus Miftah kemudian meminta oknum yang mengaku 'crazy rich' untuk berhenti melakukan flexing.
- Dessy Novitasari
- Jumat, 25 Maret 2022 - 13:27 WIB
WowKeren - Belakangan ini publik menyoroti soal kemunculan konten crazy rich yang memperlihatkan kekayaan atau flexing. Namun konten kekayaan ini mendapatkan banyak teguran dari publik, termasuk Gus Miftah.
Menurut Gus Miftah, banyak orang menjadikan kekayaan sebagai konten di media sosial. Ia pun menyinggung soal kasus Rudy Salim yang membuat konten perihal jual beli mobil mewah.
"Jangan atas nama konten, kita menghalalkan segala cara, akhirnya kemudian kan si Rudy Salim akhirnya jujur kan di podcast Mas Deddy (Deddy Corbuzier) bahwa ternyata pembelian mobil mewah itu hanya bagian dari konten," ungkap Gus Miftah dalam kanal YouTube Sambel Lalap, Kamis (24/3).
Gus Miftah kemudian mengungkapkan bahwa konten yang mempertontonkan kekayaan di depan publik bisa menyulitkan pelaku. Dengan begitu, konten tersebut tidak disarankan untuk dilakukan oleh siapapun. Sebab, bagi Gus Miftah, masih banyak tema konten lainnya yang lebih bermutu dan mendidik.
"Saya pikir masih banyak kok konten-konten yang bermutu, konten-konten yang tidak harus kemudian membuat kita menderita dan lain sebagainya," kata Gus Miftah.
Selain itu, Gus Miftah menyinggung soal kasus penipuan yang menjerat Doni Salmanan dan Indra Kenz. "Dan ini mohon maaf, ini kasusnya dua orang ini IK (Indra Kenz) sama DS (Doni Salmanan) ini, ini dalam waktu seminggu dua minggu, lebih jeblok lagi," ucap Gus Miftah.
Lebih lanjut, Gus Miftah juga mengungkapkan kerugian yang dicapai dalam kasus seperti Doni Salmanan dan Indra Kenz mencapai triliunan rupiah. Sehingga, aksi crazy rich yang melakukan flexing harus diakhiri. Ia pun menyarankan publik untuk hidup apa adanya saja.
"Karena akan ada banyak lagi persoalan-persoalan yang berkaitan dengan trading yang akan jeblug lagi dan ini nilainya lebih besar, tidak enam miliar tapi triliun," tutur Gus Miftah.
"Akhiri flexing, akhiri flexing, akhiri akting di media, akhiri drama, udah lah hidup apa adanya, just be yourself (jadilah dirimu sendiri)," pungkas Gus Miftah.
(wk/dess)