Jokowi Singgung Soal Reshuffle di Depan Menteri, Kesal Gegara Pakai Produk Impor?
Instagram/jokowi
Nasional
Reshuffle Menteri Jokowi

Pada mulanya Jokowi tengah menyampaikan pandangan terkait masih banyak instansi yang lebih memilih produk impor dibandingkan dengan produk lokal seperti UKM. Kemudian merembet ke persoalan reshuffle.

WowKeren - Pada Jumat (25/3) hari ini, Presiden Joko Widodo diketahui memberikan pengarahan di acara Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia yang digelar di Bali. Dalam pengarahan tersebut, Jokowi juga menyinggung mengenai banyak instansi yang lebih memilih produk impor dibanding lokal.

Jokowi pun merasa kesal atas hal tersebut hingga akhirnya menyinggung soal reshuffle atau perombakan kabinet di depan sejumlah menteri. Pada mulanya, Jokowi menyampaikan kekesalannya itu terkait BUMN yang banyak memakai produk impor. Ia bahkan meminta Menteri BUMN Erick Thohir agar direktur utama di perusahaan pelat merah itu diganti.

Selain BUMN yang terkena "amukan", Jokowi juga menyebut bahwa kementerian/lembaga masih banyak memakai barang impor. Ia pun kembali menegaskan bahwa reshuffle yang merupakan kewenangannya sebagai presiden.

"Kementerian, sama saja, tapi itu bagian saya, reshuffle, udah saya itu, kayak gini enggak bisa jalan," tegas Jokowi dalam acara tersebut.


Adapun dalam kesempatan tersebut diketahui juga hadir Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marives) Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto.

Selanjutnya, tampak juga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menko Parekraf) Sandiaga Uno, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, dan tentunya Menteri BUMN Erick Thohir yang hadir dalam acara Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia yang digelar di Bali.

Mengenai masih banyak instansi yang lebih memilih produk impor dibanding UKM, Jokowi lantas menyebut pihak-pihak tersebut bodoh diam saja. Padahal, pihak-pihak tersebut dinilai bisa konsisten beli barang yang diproduksi pabrik-pabrik dan industri-industri.

Jokowi lantas mengatakan bahwa dengan lebih mencintai dan membeli produk lokal melalui UKM, nantinya bisa memicu dampak positif. Adapun dampak positif yang dimaksud di antaranya investasi berdatangan dan akan membuka lapangan pekerjaan baru.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts