Baterai Sepeda Listrik Meledak di Apartemen, Puluhan Orang Dievakuasi
pixabay.com/Ilustrasi/cely_
Dunia

Menurut penyelidikan awal, api berasal dari baterai yang sedang diisi daya di ruang tamu. Masyarakat diimbau untuk tidak mengisi baterai PMD/PAB dalam waktu lama hingga semalaman.

WowKeren - Sebuah kebakaran telah menghanguskan unit apartemen HDB di Beo Crescent Singapura pada Jumat (8/4). Kebakaran itu diketahui berasal dari sebuah sepeda listrik.

Dalam sebuah posting Facebook, Pasukan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF) mengatakan bahwa mereka menanggapi kebakaran di Blok 38 Beo Crescent sekitar pukul 08.15 waktu setempat. Saat SCDF tiba, api sudah berkobar di ruang tamu salah satu unit di lantai 10, dengan asap hitam tebal keluar dari unit tersebut.

Petugas kemudian segera memadamkan api itu dengan menggunakan jet air. Kebakaran telah menyebabkan kerusakan yang diakibatkan oleh panas maupun asap pada seluruh unit dan sebagian koridor. Akibat kebakaran itu, sebanyak 30 orang dievakuasi dari unit tetangga.

Beruntung, tidak ada korban yang mengalami luka-luka dalam insiden itu. Menurut penyelidikan awal, api berasal dari baterai Power Assisted Bicycle (PAB) atau e-bike yang sedang diisi daya di ruang tamu. Menyikapi hal ini, SCDF mengingatkan masyarakat untuk tidak mengisi baterai PMD/PAB dalam waktu lama hingga semalaman.


Publik juga diimbau untuk selalu menggunakan baterai asli. Sepeda listrik sendiri memang sudah menjadi transportasi legal di Singapura. Namun sebelum menggunakannya, sang pemilik harus mengantongi izin dari pihak berwenang.

Singapura telah menetapkan batas minimal bagi pengendara e-bike yakni harus berusia sekurang-kurangnya 16 tahun. Mereka juga diwajibkan untuk memakai alat pelindung saat mengendarai e-bike.

Sepeda diharuskan memenuhi persyaratan tertentu seperti jenis yang disetujui, disegel, dan didaftarkan sebelum digunakan di jalan umum dan jalur bersepeda. E-bike juga harus memenuhi semua persyaratan teknis untuk didaftarkan.

Sementara itu di Amerika Serikat, Regulator Keselamatan telah membuka penyelidikan terhadap baterai kendaraan listrik dan hibrida setelah lima pembuat mobil mengeluarkan penarikan karena kemungkinan cacat yang dapat menyebabkan kebakaran. Penyelidikan itu mencakup lebih dari 138.000 kendaraan yang memiliki baterai buatan LG Energy Solution dari Korea Selatan.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait