Oki Setiana Dewi Akui Khilaf Soal Ceramah Dianggap Normalisasi KDRT, Menyesal?
Instagram/okisetianadewi
Selebriti
Isu Oki Setiana Dewi Normalisasi KDRT

Oki Setiana Dewi beberapa waktu lalu sempat ramai dihujat publik karena ceramahnya dianggap menormalisasi KDRT. Begini penjelasan kakak Ria Ricis tersebut soal maksud ceritanya saat ceramah.

WowKeren - Beberapa waktu lalu, Oki Setiana Dewi sempat ramai-ramai dikritik publik lantaran ceramahnya dianggap menormalisasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Meski sudah meminta maaf, akhirnya kakak Ria Ricis itu menyampaikan perasaan usai dihujat beserta penjelasan lebih lanjut tentang ceramahnya. Benarkah ia menyesal?

"Akhirnya saya belajar banyak bahwa apa yang kita pikirkan ternyata belum tentu sama dengan apa yang dipikirkan oleh orang," kata Oki Setiana Dewi dalam video di saluran YouTube-nya yang tayang pada Sabtu (9/4).

"Saya menceritakan kisah tersebut memang pada saat itu penekanan atau judul panjangnya adalah tentang, bagaimana dalam rumah tangga kalau kita bisa menyelesaikan permasalahan sendiri, maka selesaikan dulu sendiri. Jadi sebenernya saya hendak menyatakan hal tersebut," lanjutnya.

Karena pemilihan kata yang kurang tepat, Oki Setiana Dewi mengerti jika ada kesalahpahaman. Padahal posisinya ia mengerti sebagai sesama perempuan haruslah mendorong untuk bangkit ketika harkat martabatnya diinjak-injak.

"Tapi lagi-lagi mungkin ada pemilihan kata-kata yang tidak tepat akhirnya melebar dan jadi ke mana-mana. Itu akhirnya saya mengatakan saya minta maaf. Karena saya tahu, itu yang membuat banyak teman-teman yang berpikiran macam-macam," beber Oki.



Kemudian Oki Setiana Dewi menjelaskan bahwa saat melakukan ceramah itu, jujur saja ia membayangkan sosok suaminya yang belum pernah melakukan apa pada istri dan tidak ada luka membkas. Namun ia sadar bahwa tidak semua orang bisa sama pikirannya dengan dirinya.

Selanjutnya, Oki Setiana Dewi juga meluruskan aib yang dimaksud saat itu adalah tentang kekurangan dari diri suami yang bisa dibicarakan. Namun apabila sudah dipukuli sampai babak belur, Oki beranggapan seharusnya hal itu dilaporkan.

Sadar dengan penyusunan kata yang membuat banyak orang salah paham, Oki Setiana Dewi mengaku khilaf dan meminta maaf. Selain itu, ia berterima kasih karena atas kritikan banyak orang maka ada pelajaran yang bisa diambil.

"Semoga Allah mengampuni saya atas semua kekhilafan, atas semua kesalahan, atas semua kebodohan dan kefakiran ilmu. Dan saya minta maaf terhadap teman-teman semua. Dan terima kasih atas kritikannya," lanjutnya.

Meski sudah pernah ketimpa masalah karena dakwah, Oki bertekad untuk terus berceramah. Karena dengan dakwah, ia bisa belajar lebih banyak lagi.

"Dan insyaallah saya tidak akan berhenti untuk berdakwah. Karena itu kebutuhan saya sendiri. Saya menyampaikan, saya sedang menasihati diri sendiri. Atas semua kesalahan itu alhamdulillah itu bagian dari perjalanan saya untuk belajar lebih banyak," pungkas Oki Setiana Dewi.

Sebelumnya, Oki Setiana Dewi sempat dikritik karena menceritakan kisah perempuan di Jeddah yang dipukul suaminya namun menutupi hal itu dari keluarga. Saat itu, ia menyebut KDRT sebagai aib keluarga yang dengan segera diartikan publik sebagai dorongan untuk tidak meminta pertolonga saat menjadi korban. Bukan hanya masyarakat umum, sejumlah publik figur juga ikut mengomentari ceramah Oki.

(wk/inta)


You can share this post!


Related Posts