Ratusan Bangkai Kerbau Hanyut di Suaka Margasatwa Imbas Banjir Thailand
pixabay.com/Ilustrasi
Dunia

Laporan mengatakan bahwa ada lebih dari 200 ekor kerbau mati ditemukan mengambang di laguna Thale Noi Waterfowl Park, tubuh mereka sangat kurus karena kekurangan makanan.

WowKeren - Banjir yang melanda Thailand turut mempengaruhi kehidupan satwa di sana. Lebih dari 200 kerbau mati ditemukan mengambang di Thale Noi Waterfowl Park di provinsi Pattalung, Thailand selatan.

Wilayah itu memang telah menghadapi banjir yang berkepanjangan, yang mana kondisi itu telah menyebabkan rerumputan yang menjadi sumber makanan utama bagi kerbau, hancur. Ketika rerumputan ini hilang maka kerbau juga akan mati kelaparan.

Beruntung, masih ada ratusan lainnya yang tersisa. Pemerintah setempat dengan cepat menyelamatkan 300 ekor kerbau lainnya, memberi mereka rumput kering dan makanan tambahan untuk bertahan hidup.

Thale Noi atau Talay Noi yang secara bahasa berarti "laut kecil" adalah lahan basah terbesar di Thailand, terletak di Distrik Khuan Khanun di provinsi Pattalung. Tempat ini merupakan suaka margasatwa terkenal dengan teratai merahnya yang luar biasa dan berbagai spesies burung.


Thale Noi atau Talay Noi menyajikan pemandangan indah yang merupakan surga bagi para fotografer. Wisatawan juga bisa melakukan perjalanan dengan memanfaatkan perahu untuk melihat kerbau merumput di rerumputan liar. Tapi karena banjir yang melanda, pemandangan semacam itu sudah tak dapat lagi ditemui.

Laporan mengatakan bahwa lebih dari 200 ekor kerbau mati ditemukan mengambang di laguna, tubuh mereka sangat kurus karena kekurangan makanan. Biasanya, ketinggian air di laguna akan surut di musim panas dan daerah itu akan ditutupi dengan rumput air, yang merupakan makanan lezat bagi kerbau.

Namun sayangnya, wilayah tersebut telah tergenang air selama lebih dari empat bulan akibat banjir yang terus menerus. Kondisi ini turut memberikan dampak pada rerumputan.

Salah satu pemilik kerbau mengatakan kepada media Thailand bahwa kebanyakan yang mati adalah kerbau yang berumur kurang dari satu tahun, yang kelelahan karena berenang dan tenggelam dalam banjir. Sampel dari bangkai akan diuji untuk mengetahui apakah ada penyakit yang terlibat dalam kematian atau tidak.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait