Padahal, para analis maupun pejabat Korea Selatan dan AS, secara luas telah memperkirakan jika Korea Utara akan menandai kesempatan itu dengan persenjataan baru.
- Zodiak Yanuarita
- Sabtu, 16 April 2022 - 13:57 WIB
WowKeren - Korea Utara baru-baru ini telah merayakan peringatan 110 tahun kelahiran Kim II Sung pada Jumat (15/4). Kim Sung II merupakan politikus sekaligus pendiri Korea Utara.
Kim Il Sung meninggal pada tahun 1994 namun dianggap sebagai presiden abadi negara itu. Tubuhnya diawetkan dan disemayamkan di sebuah ruangan berlampu merah di Istana Matahari Kumsusan di pinggiran ibu kota. Sejak lahir, orang Korea Utara telah diajarkan untuk menghormati Kim Il Sung dan putranya Kim Jong Il.
Peringatan itu dirayakan dengan kembang api, prosesi, dan pesta malam di alun-alun utama Pyongyang. Pesta itu dirayakan dengan ribuan orang yang mengenakan pakaian tradisional berwarna-warni bernyanyi dan menari.
Biasanya, Pyongyang menggunakan hari libur yang dikenal sebagai Hari Matahari untuk memamerkan persenjataan terbarunya. Tetapi ketika acara tahun ini terjadi di tengah serangkaian aktivitas pengujian senjata maka tidak ada tanda-tanda parade militer yang biasa. Sebagaimana diketahui, tiga minggu lalu negara itu melakukan uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) pertama sejak 2017.
Pemimpin Kim Jong Un mengunjungi makam kakeknya dan menghadiri "pertemuan nasional dan prosesi publik" di Lapangan Kim Il Sung Pyongyang. Namun, dia tidak memberikan pernyataan publik.
Seorang pejabat senior berbicara pada pertemuan itu, mengatakan bahwa Korea Utara akan mengatasi semua kesulitan dan selalu muncul sebagai pemenang, sebagaimana dilaporkan kantor berita negara KCNA. KCNA mengatakan festival itu menggambarkan secara artistik rumah asli Kim Il Sung dan gunung suci revolusi, Gunung Paektu.
Seorang dokter berusia 40 tahun Ri Bom Chol mengatakan kepada AFP jika festival itu sangat keren. "Saya datang untuk melihat festival pencahayaan bersama putri saya. Melihatnya hari ini, itu sangat keren," ujarnya.
Padahal, para analis maupun pejabat Korea Selatan dan AS, secara luas telah memperkirakan jika Korea Utara akan menandai kesempatan itu dengan persenjataan baru, atau bahkan uji coba senjata nuklir terlarang negara itu. Namun nyatanya, tidak disebutkan di media pemerintah tentang parade militer apa pun.
(wk/zodi)