Hong Kong Buka Pantai Hingga Izinkan 8 Orang Duduk Semeja di Restoran Mulai Hari Ini
AP Photo/Kin Cheung
Dunia
Pandemi Virus Corona

Wabah Varian Omicron yang sangat menular membuat Hong Kong terpaksa menutup tempat-tempat olahraga air. Namun belakangan dengan jumlah kasus baru yang semakin menurun, Hong Kong mengurangi pembatasan.

WowKeren - Hong Kong kembali membuka pantai dan kolam renang umum pada Kamis (5/5) hari ini. Langkah ini dilakukan dalam rangka relaksasi pembatasan COVID-19.

Diketahui, wabah Varian Omicron yang sangat menular membuat Hong Kong terpaksa menutup tempat-tempat olahraga air. Namun belakangan dengan jumlah kasus baru yang semakin menurun, Hong Kong mengurangi pembatasan.

Kini, restoran juga diizinkan untuk menampung maksimal empat orang pelanggan per meja, naik dari yang sebelumnya hanya empat orang. Masker juga tidak lagi diwajibkan selama olahraga luar ruangan.

"Kami menantikan Hari Ibu dan bisa menampung hingga delapan orang dalam satu meja," tutur William So selaku asisten manajer umum London Restaurant. "Bisnis akan naik, tiga generasi keluarga bisa duduk dan makan bersama."



London Restaurant dikenal atas menu dim sum tradisionalnya. So mengungkapkan bahwa pemesanan sudah lebih banyak dua kali lipat sejak relaksasi kebijakan tempat duduk dalam restoran diumumkan.

Di sisi lain, langkah anti COVID-19 yang diterapkan Hong Kong awal tahun ini berdampak keras pada dunia bisnis. Penjualan ritel Hong Kong turun di bulan Maret atau selama dua bulan berturut-turut setelah kota itu memberlakukan pembatasan ketat untuk mengekang wabah COVID-19.

Menurut data resmi yang dirilis pada hari ini, penjualan ritel di bulan Maret turun 13,8 persen dari tahun sebelumnya. Sedangkan pada bulan Februari, penjualan menurun 14,6 persen.

Meski demikian, pemerintah memperkirakan sektor tersebut akan menarik dukungan karena kasus COVID-19 telah menurun dan pembatasan dilonggarkan. "Situasi epidemi lokal yang membaik akhir-akhir ini dan dengan demikian relaksasi progresif dari langkah-langkah jarak sosial, bersama dengan pencairan gelombang pertama voucher konsumsi elektronik pada awal April, akan memberikan dukungan kepada sektor ritel," kata juru bicara pemerintah.

(wk/Bert)


You can share this post!


Related Posts