Marcos Jr. Minta Tak Kaitkan Kemenangan di Pemilu Filipina 2022 Dengan Masa Lalu Keluarganya
Dunia

Kemenangan Marcos Jr. atas Pemilu Filipina 2022 disebut sebagai kembalinya pemerintahan diktator sang ayah. Marcos Jr. pun meminta dunia untuk tak mengaikatnnya dengan masa lalu keluarganya.

WowKeren - Pemilihan Presiden Filipina 2022 telah berlangsung. Berdasarkan dari perhitungan cepat, anak mantan Presiden Filipina yang dikenal dengan kediktatorannya, Ferdinand Marcos, yakni Ferdinand "Bongbong" Marcos Jr. berhasil meraih suara terbanyak. Kemenangan Marcos Jr. ini digadang-gadang membawa kembali masa kepemimpinan ayahnya.

Atas hal tersebut, Marcos Jr. pun mengatakan kepada dunia untuk menilai dia dari masa kepresidenannya, bukan masa lalu keluarganya. Sebagaimana diketahui, Marcos Jr. menjadi kandidat pertama dalam sejarah baru-baru ini yang memenangkan mayoritas langsung dalam pemilihan presiden Filipina, membuka jalan bagi kembalinya kekuasaan yang tak terbayangkan untuk dinasti politik paling terkenal di negara itu.

"Menilai saya bukan dari nenek moyang saya, tetapi dengan tindakan saya," ujar Marcos Jr. kepada dunia pada Selasa (10/5), menurut sebuah pernyataan oleh Juru Bicaranya, Vic Rodriguez.

Sebagai informasi, Marcos Jr. sebelumnya melarikan diri ke pengasingan di Hawaii bersama keluarganya selama pemberontakan "kekuatan rakyat" 1986 yang mengakhiri kekuasaan ayahnya selama 20 tahun. Ia kemudian kembali ke Filipina dan telah bertugas di kongres dan senat sejak kembali pada tahun 1991.


Sementara itu, kemenangan Marcos Jr. dalam pemilihan yang berlangsung pada Senin (9/5) itu, sekarang terlihat pasti dengan 98 persen surat suara yang memenuhi syarat dihitung dalam penghitungan tidak resmi yang menunjukkan dia memiliki 31 juta suara, dua kali lipat dari saingan terdekatnya, Wakil Presiden Robredo.

Sedangkan untuk hasil resminya, diharapkan bisa selesai dan diumumkan pada akhir bulan Mei nanti. "Ini adalah kemenangan bagi semua orang Filipina, dan untuk demokrasi," ujar Rodriguez.

"Kepada mereka yang memilih Bongbong, dan mereka yang tidak, itu adalah janjinya untuk menjadi presiden bagi semua orang Filipina. Untuk mencari titik temu melintasi perbedaan politik, dan bekerja sama untuk menyatukan bangsa," lanjut Rodriguez.

Pada saat masa kampanye, Marcos Jr. mengatakan dalam pernyataannya bahwa dia akan mulai memberikan untuk rakyat Filipina dan berharap dapat bekerja sama dengan mitra dan organisasi internasional. Namun di sisi lain, tak sedikit yang marah terhadap pencalonan Marcos Jr. mengingat apa yang telah diperbuat keluarganya.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait