Waspada Suhu Panas, IDAI Peringatkan Penyakit yang Rentan Serang Anak
pixabay/ilustrasi
Nasional

Memasuki musim panas, tampaknya dengan suhu panas terik, juga memicu munculnya penyakit, khususnya terhadap anak-anak. IDAI pun mewanti-wanti untuk tetap waspada.

WowKeren - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya menerangkan bahwa panas terik yang lebih menyengat dari biasanya dirasakan di sejumlah wilayah Indonesia belakangan ini. Menurut BMKG, hal ini bukan merupakan fenomena gelombang panas alias heatwave.

BMKG mencatat suhu maksimum terukur selama periode 1-7 Mei 2022 berkisar antara 33 hingga 36,1 derajat Celcius. Sementara untuk suhu tertinggi hingga 36,1 derajat Celcius terjadi di wilayah Tangerang-Banten dan Kalimarau-Kalimantan Utara.

Selain memicu tubuh menjadi mudah merasa gerah, udara yang terlalu panas juga bisa memicu berbagai masalah kesehatan, khususnya pada anak-anak. Ketua UKK Infeksi Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) DR. Dr. Anggaraini Alam, Sp.A(K) mengatakan bahwa ada sejumlah penyakit yang rentan terjadi pada anak-anak saat udara panas.

"Suhu udara tinggi artinya kering. Kalau kering itu biasanya kebersihan air yang kita paling concern. Demam biasanya sangat bisa terjadi dan nanti hubungannya dengan perut," ujar Anggraini dalam webinar IDAI, Selasa (10/5).


Anggraini mengatakan bahwa di daerah yang kering juga berisiko munculnya penyakit yang disebabkan oleh nyamuk, seperti dengue atau demam berdarah, juga malaria. Menurutnya, kedua penyakit ini rentan terjadi di area rawa.

"Kalau DBD antara musim kemarau ke hujan atau hujan ke kering, sekarang ini di Pulau Jawa, hujan sebentar kemudian panas, itu dengue bisa terjadi," jelas Anggraini.

Anggraini menerangkan utamanya saat berlibur, anak-anak pasti akan kehausan, kemudian minum sembarangan, lupa mencuci tangan, lalu bisa demam. "Kalau sudah begitu, lihat berapa lama demamnya, ada keluhan lain atau tidak karena kita khawatir penyakit infeksi seperti tipes itu juga bisa terjadi," ungkap Anggraini.

Dengan demikian, sebagai orangtua harus benar-benar memperhatikan buah hatinya, terlebih saat setelah hujan, cuaca menjadi terik. Diharapkan orangtua bisa lebih waspada dan memperhatikan anak, baik saat maupun selesai bermain.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait