Temukan Bakteri Berbahaya dalam Ayam KFC, DKPP Lhokseumawe Jelaskan Asal-Usulnya
Unsplash/Albert Hu
Nasional

DKPP menemukan ada bakteri berbahaya saat memeriksa 10 potong daging ayam mentah di KFC. Tapi ternyata bakteri tersebut bukan berasal dari daging ayam tersebut.

WowKeren - Kamis (12/5) sore beredar foto surat dengan stempel basah oleh Kepala Dinas Kelautan Perikanan, Pertanian, dan Pangan (DKPPP) Kota Lhokseumawe, Ir Mehrabsyah MM, melalui di jejaringan media sosial, salah satu grup wthashapp.

Isi surat yang ditujukan kepada Pimpinan KFC Lhokseumawe dan tertanggal 10 Mei 2022 tersebut adalah, bahwa daging ayam KFC Lhokseumawe yang telah melalui pemeriksaan laboratorium tidak layak dikosumsi.

Namun sesuai hasil pemaparan dari Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPPP Kota Lhokseumawe, Drh Afrizal, secara detail kepada Serambinews.com, pada Jumat (13/5/2022), bahwa bakteri yang berbahaya tersebut hanya berasal dari air cucian daging. Sedangkan untuk daging ayamnya aman.

Dijelaskan, 10 potongan daging ayam KFC Lhokseumawe yang diambil pihaknya untuk selanjutnya diperiksa Balai Veteriner Medan adalah daging yang belum digoreng.

"Sedangkan pemeriksaan ayam yang sudah digoreng itu bukan ranah kami, tapi wewenang dari BPOM," paparnya.


Jadi, dari 10 potongan ayam KFC yang diambil untuk diuji lab, lima potong yang sudah dicuci dan lima potong lagi belum dicuci. Sehingga bakteri-bakteri tersebut ditemukan pada potongan daging yang sudah dicuci. Untuk potongan daging ayam yang belum dicuci, kondisinya aman.

"Pada dagingnya juga telah diperiksa residunya, tapi tidak ditemukan. Artinya daging ayam aman. Makanya sesuai surat yang kita ajukan ke KFC, agar pihak KFC menangani masalah sanitasi saja," katanya.

Seperti diketahui, sebuah surat tentang hasil uji lab terhadap daging ayam KFC Lhokseumawe beredar secara cepat di media sosial dan menjadi topik pembicaraan hangat di tengah masyarakat.

Ir Mehrabsyah MM menjelaskan bahwa pada 12-15 April 2022 lalu, tim dari Balai Veteriner Medan dibawah Direktorat Jenderal Perternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertenian, melakukan kegiatan di Lhokseumawe berupa memeriksaan sampel pada daging ayam KFC Lhokseumawe. Sehingga pada 9 Mei 2022, pihaknya pun menerima hasil dari pemeriksaan terhadap 10 sampel yang dilakukan Balai Veteriner Medan.

"Hasilnya terhadap pemeriksaan sampel, daging dinyatakan tidak kayak dikosumsi, dan perlu perbaikan sanitasi," pungkasnya.

(wk/amel)


You can share this post!


Related Posts