Ken Watanabe Pasang Badan Bantah 'The Last Samurai' Soal 'Penyelamat Kulit Putih''
AP/Kin Cheung
Film

'The Last Samurai' telah menerima cukup banyak kritik karena berbagai alasan, dengan kesesuaiannya dengan kiasan 'white savior' berada di urutan teratas daftar.

WowKeren - Membuat film untuk layar lebar memang tak selamanya mudah. Berbagai rintangan harus diselesaikan dan tentu saja, kritik yang menyertai ketika film itu rilis juga tak dapat dilepaskan.

Tak sedikit film yang mendapat reaksi keras karena memasukkan nama besar aktor kulit putih dalam film yang sebagian besar berlatar Asia atau Afrika. Salah satunya film yang dibintangi Tom Cruise, "The Last Samurai".

Film ini telah menerima cukup banyak kritik karena berbagai alasan, dengan kesesuaiannya dengan kiasan "penyelamat putih" berada di urutan teratas daftar. Ini semua datang meskipun film dipuji secara kritis pada rilisnya, dan juga mendapat beberapa nominasi Oscar dalam prosesnya.

Namun, ada satu orang yang tidak begitu setuju dengan reaksi tersebut. Dia adalah bintang film yang juga terlibat di dalamnya, Ken Watanabe.



Dalam sebuah wawancara dengan The Guardian, Watanabe, yang dinominasikan untuk Academy Award untuk peran pendukungnya dalam film tersebut, membela "The Last Samurai" terhadap mereka yang mengklaim bahwa itu tidak lebih dari film "penyelamat kulit putih".

Menurut sang aktor, film tersebut justru memberikan kesempatan berharga bagi karakter Asia untuk digambarkan dengan cara yang berbeda dari stereotip rasial selama bertahun-tahun. Justru, "The Last Samurai" memberikan gambaran yang otentik tentang cerita Asia.

"Saya tidak menyangka seperti itu. Saya hanya berpikir kami memiliki kesempatan untuk menggambarkan Jepang dengan cara yang belum pernah kami lakukan sebelumnya," katanya mula-mula. "Jadi kami pikir kami membuat sesuatu yang istimewa."

"Sebelum The Last Samurai, ada stereotip orang Asia dengan kacamata, gigi bungkuk, dan kamera," lanjutnya lagi. "Itu bodoh, tapi setelah (The Last Samurai) keluar, Hollywood mencoba menjadi lebih otentik dalam hal cerita Asia."

Pertempuran juga sedang berlangsung di Hollywood untuk mencoba dan mendapatkan keseimbangan. Karakter Asia terlihat dalam peran yang lebih menonjol, seperti pada "Squid Game" serta "Shang-Chi and the Legend of The Ten Rings".

(wk/zodi)


You can share this post!