Thailand Minta Warganya Tak Makan Daging Hewan Liar Cegah Cacar Monyet
pixabay.com/Ilustrasi/HaiBaron
Dunia
Wabah Cacar Monyet

Direktur Institute of Dermatology, Mingkwan Wichaidit, mendesak warga untuk menghindari menyentuh hewan liar, terlebih mengkonsumsi dagingnya sebagai langkah pencegahan.

WowKeren - Infeksi cacar monyet yang telah menyebar di sejumlah negara tengah menjadi sorotan belakangan ini. Sebagai langkah pencegahan, Thailand mendesak warganya untuk tidak mengonsumsi daging hewan liar. Begitu pula impor dari negara-negara tak dikenal.

Direktur Institute of Dermatology, Mingkwan Wichaidit, mendesak warga untuk sering mencuci tangan sebagai tindak pencegahan, dengan menggunakan sabun maupun alkohol. Tak hanya itu, Mingkwan juga mendesak orang untuk menghindari menyentuh hewan liar, terlebih mengkonsumsi daging hewan liar.

Direktur juga mengungkapkan gejala cacar monyet meliputi demam, nyeri otot, sakit kepala, dan limfadenitis dalam tiga hari pertama. Selanjutnya gejala akan diikuti ruam pada wajah dan menyebar ke bagian tubuh lainnya. Ruam berkembang menjadi lepuh dan kemudian akan mengeras. Mingkwan mengatakan gejalanya berlangsung antara dua dan empat minggu.


Departemen Pengendalian Penyakit mengakui bahaya yang ditimbulkan oleh cacar monyet tetapi bersikeras tidak ada kasus penyakit yang terdeteksi di Thailand. Pemerintah menginstruksikan Kementerian Kesehatan Masyarakat untuk mendirikan dan Pusat Komando Krisis Kesehatan Masyarakat sebagai tindakan pencegahan.

Pemerintah juga mengatakan akan memantau pelancong dari negara-negara berisiko. Media Thailand melaporkan bahwa pasien cacar monyet ditemukan di 15 negara termasuk Inggris, Spanyol, Portugal, Italia, Belgia, Prancis, Jerman, Swedia, AS, Kanada, Austria, Israel, Belanda, Swiss, dan Yunani.

Sedangkan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri, mengungkapkan sekitar 80 kasus cacar monyet dilaporkan di seluruh dunia. Sebanyak 50 kasus dari 11 negara yang bukan wilayah infeksi utama sedang diselidiki. Kasus pertama ditemukan di Inggris oleh seseorang yang telah melakukan perjalanan ke Nigeria pada akhir April.

Direktur DDC, Opas Kankawinpong, menjelaskan bahwa dia sangat menyadari risiko cacar monyet ke Thailand muncul setelah pelonggaran langkah-langkah perjalanan baru-baru ini. Dia mengatakan departemen terus mengawasi orang-orang yang datang dari negara-negara yang paling berisiko. Sebanyak 13.142 pelancong tiba dari Inggris, 1.352 dari Spanyol, dan 268 dari Portugal antara rentang waktu 1 dan 22 Mei.

(wk/zodi)


You can share this post!

Related Posts