Ganjar Pranowo Tinjau Lokasi Banjir Rob Semarang, Minta Penanganan Tanggul Segera Dikerjakan
Instagram/ganjar_pranowo
Nasional
Banjir Rob Jawa Tengah

Di hari kedua banjir rob, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meninjau sejumlah lokasi yang tergenang air dan titik jembolnya tanggul. Ganjar pun memerintahkan untuk segera dilakukan penanggulangan.

WowKeren - Beberapa waktu lalu, kawasan Tanjung Emas, Kota Semarang, Jawa Tengah, dilanda banjir rob. Bahkan banjir rob ini disebut sebagai banjir terparah. Pekerja yang terjebak banjir rob menyebut seperti tsunami.

Menanggapi kejadian banjir rob tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan bahwa penanganan jangka pendek pada tanggul Semarang yang jebol sudah dikerjakan. Pada hari kedua banjir rob, Ganjar diketahui mengecek sejumlah lokasi yang tergenang air, termasuk titik jebolnya tanggul laut di Kecamatan Semarang Utara tersebut.

"Tanggul yang ramai di publik itu kami cari, tanahnya sudah ada, ini tinggal dikeruk," ujar Ganjar saat memantau lokasi terdampak rob di Kelurahan Bandarharjo, Semarang Utara, Kota Semarang, Selasa (24/5).

Lebih lanjut, Ganjar bersama BBWS Pemali Juana, Dinas PSDA Jawa Tengah, dan Pelindo mendatangi lokasi tanggul jebol, menggunakan perahu karet milik Basarnas. "Kami minta untuk bisa mengetahui apakah karena jebol atau limpasan, sehingga masyarakat bisa waspada," tutur Ganjar.


Ganjar kemudian meninjau sekaligus meminta agar proses penanganan tanggul yang jebol segera dikerjakan sebelum pukul 13.00 WIB. Pasalnya, menurutnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini pasang air laut.

Ganjar lantas menyebut luberan air laut juga menjadi faktor selain tanggul jebol dan menggenangi kawasan Pelabuhan Tanjung Emas dan permukiman sekitarnya. "Hari ini kemungkinan akan naik lagi, kalau ini bisa kita cegah hari ini, InsyaAllah, di sana bisa terkendali," lanjutnya.

Selain itu, Ganjar juga menyebut pemantauan untuk mengetahui titik-titik kebocoran air pasang di sepanjang wilayah Pantura. Ia mengatakan hal tersebut dilakukan dengan menggunakan gambar dari udara, sehingga bisa memudahkan untuk mengetahui koordinat titik yang mengalami kebocoran.

Ganjar mengatakan dalam kondisi darurat, pihak terkait harus tanggap, mulai dari peralatan, manusia, dan sumber dayanya digerakkan sejak tadi malam. Sementara untuk penanganan jangka panjang untuk penanggulangan banjir rob, juga telah dilakukan.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts