Menlu Rusia Bantah Vladimir Putin Sakit, Beberkan Kondisi Kesehatan Presiden
AFP
Dunia

Sebelumnya, beredar kabar bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin tengah berada dalam kondisi sakit. Namun hal ini lantas dibantah oleh Menlu Rusia Sergei Lavrov.

WowKeren - Kondisi kesehatan Presiden Rusia Vladimir Putin tampaknya belakangan ini menjadi sorotan. Sebelumnya, seorang mata-mata Inggris Christopher Steele menyebut bahwa Putin dikelilingi oleh dokter dan beristirahat untuk mendapatkan perawatan selama pertemuan.

Namun kini, Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov membatah spekulasi yang menyebut bahwa Putin tengah sakit. Lavrov pun mengatakan bahwa tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan penyakit apapun.

Sebagaimana diketahui, kesehatan dan kehidupan pribadi Putin merupakan hal yang tabu untuk diperbincangkan secara umum di Rusia. Bahkan hampir tidak pernah dibahas di hadapan publik.

Saat ditanya oleh penyiar Prancis TF1 terkait kondisi Putin, Diplomat Top Rusia itu mengatakan bahwa pihaknya tidak berpikir ada tanda-tanda penyakit pada Putin. "Saya tidak berpikir bahwa orang waras dapat melihat pada orang ini tanda-tanda semacam penyakit atau penyakit," ujar Lavrov, dikutip Senin (30/5).


Lebih lanjut, Lavrov mengatakan bahwa Putin yang pada bulan Oktober nanti akan genap berusia 70 tahun itu dalam kondisi baik, bahkan setiap hari juga muncul di hadapan publik. Artinya bahwa Putin dalam kondisi sehat dan tidak sedang sakit.

"Anda dapat melihatnya di layar, membaca dan mendengarkan pidatonya," jelas Lavrov dalam komentar yang dirilis oleh Kemenlu Rusia. "Saya menyerahkannya kepada hati nurani mereka yang menyebarkan desas-desus seperti itu."

Sementara itu, Steele yang sebelumnya diketahui bekerja di meja Rusia di MI6 itu mengatakan rincian pasti dari penyakit otokrat yang sakit itu masih belum diketahui, sebagaimana dilaporkan oleh The Sun. Kemudian ia menyatakan bahwa Putin terus-menerus diikuti oleh para dokter dan tidak bisa melakukan pertemuan tanpa istirahat untuk perawatan medis.

Oleh karenanya, rapat dewan yang pada saat itu melibatkan kehadiran Putin, dilakukan secara bertahap. "Rapat dewan keamanan yang seharusnya berlangsung selama satu jam penuh sebenarnya dipecah menjadi beberapa bagian dia keluar dan menerima semacam perawatan medis di antara jeda waktu tersebut," beber Steele pada pekan lalu.

(wk/tiar)

You can share this post!

Artikel Terkait